Home / culture / Danau tempe, surganya Air Tawar

Danau tempe, surganya Air Tawar

Pesona dan keindahan alam selalu menjadi pusat perhatian utama dan menjadi nilai tambah suatu daerah. Begitupula dengan provinsi yang satu ini, terkenal dengan beragam panaroma alamnya serta kaya akan adat istiadat. Sulawesi selatan mampu menjadi salah satu tujuan yang patut dipertimbangkan jika anda sedang merencanakan liburan. Tak perlu jauh-jauh, apalagi yang berada didaerah sul-sel dan sekitarnya.

Propinsi yang beribu kotakan makassar ini mungkin sudah tidak asing lagi ditelinga kita, apalagi dengan keindahan lautnya yang luar biasa. Salah satunya danau, walaupun tidak banyak daerah di sul sel yang terdapat danau.  namun ia cukup dikenal dengan dua  danau alaminya,  diantaranya yang terdapat di kabupaten wajo, dinamakan danau tempe.

Danau tempe merupakan danau yang cukup luas, luasnya sekitar 13.000 hektar , namun dangkal.  Danau ini terletak di di kecamatan Tempe, kabupaten Wajo (Sengkang), Sulawesi Selatan. Rute lengkapnya sekitar 7 km dari kota sengkang (kota sutera) menuju ke tepi sungai walanae. Kemudian dari sungai walanae sekitar 30 menit perjalanan yang ditempuh dengan menggunakan katintinng (perahu motor), menuju danau tempe.

Danau tempe diapit oleh tiga kabupaten yaitu wajo, sidenreng rappang (sidrap) dan soppeng. Meskipun dia diapit 3 kabupaten, wajo tetaplah menjadi tempat pusatnya karena 70% luasannya berada diwajo dan sisanya berada pada kedua kabupaten tersebut. Selain itu danau ini juga terintegrasi dengan tiga danau lain sekitarnya, yaitu Danau Sidenreng, Taparang Lapompaka dan Labulang.

Sambil duduk santai diatas perahu, para wisatawan bisa menyaksikan langsung bagaimana sambutan alam yang disertai bunyi burung yang beterbangan dengan jenisnya yang beragam, serta memperlihatkan atraksi profesionalnya dalam menyambar ikan ikan yang muncul dipermukaan air.

Danau ini memang telah menjadi tempat persinggahan burung-burung yang berpindah dari benua satu ke benua lain, sehingga tidak heran banyak ditemukan burung-burung yang jarang bahkan tidak pernah ditemukan dimanapun dan tergolong langka.

Didanau tempe hidup spesies ikan air tawar yang bisa jadi tidak pernah anda jumpai dimanapun. Sehinggga tidak mengherankan jika kita menyaksikan bagaimana aktifitas penduduk yang memanfaatkan danau sebagai lahan mata pencarian menjadi seorang nelayan. Dengan sebab itu mereka memanfatkannya bukan hanya mencari ikan namun juga minum, mandi, ataupun mencuci

Selain itu, Spesies ikan air tawar paling banyak, yang ada diindonesia bahkan dunia diklaim berada didanau tempe. Hal ini diperkirakan penyebab karena letaknya danau tempe berada tepat diatas lempeng australia dan eurosia. Serta didukung juga dengan adanya 23 sungai yang mengalir dan bermuara di danau ini.

Danau tempe Menjadi danau air tawar bukanlah proses yang tebilang mudah namun melewati proses ribuan tahun. Selain itu, Danau tempe memiliki keunikan tersendiri apalagi ia berada dipulau sulawesi yang unik dan terbentuk secara unik pula yaitu terbentuk akibat aktifitas tektonik bumi.

Bukan hanya air tawar dan spesies ikan yang bisa anda saksikan. Namun, keindahan lainnya juga dapat dilihat. ketika menelusuri danau selama 50 menit anda bisa menyaksikan ratusan deretan rumah apung para nelayan yang berjejer serta bernuansa bugis. Rumah terapung berada ditengah danau juga dihiasi bendera berwarna. Ia dibangun menggunakan bambu tanpa sekat, hanya ada satu ruangan untuk beragam aktifitas, kamar kecil ditempatkan terpisah dan biasanya diletakkan dibelakang rumah apung.

Untuk menyaksikan secara komplit pemandangan didanau ini. Wisatawan dapat menginap dirumah terapung bersama nelayan. karena Waktu yang tepat untuk berkeliling Danau Tempe sebaiknya di pagi hari atau sore hari, dan mereka bisa menyaksikan rembulan dimalam hari yang menerangi danau tempe ditambah dengan aktivitas memancing bagi yang suka dan hobi memancing.

Pada pagi hari dengan mengggunakan perahu para wisatawan dapat menyaksikan terbenamnya matahari dari ufuk timur secara keseluruhan. Begitu pula, diwaktu sore para wisatawan juga dapat menyaksikan terbenam matahari dari ufuk barat. Tanaman eceng gondok menambah keindahan tersendiri dan juga menambah kepuasaan para wisatawan dengan konsep pedesaan yang asri dan nyaman. Tumbuhan eceng gondok dihiasi dengan tiang-tiang terbuat dari bambu, yang dari masyarakat setempat dikenal dengan nama bungka toddo’, merupakan suatu tiang lumpur yang digunakan untuk menahan eceng gondok agar tidak liar bergerak kesana kemari. Tidak sedikit bungka toddo’ yang terpacung ditanah bahkan tidak dapat dihitung jumlahnya karena sakin banyaknya. Tidak sedikit juga bungka toddo’ yang sudah dijaalari eceng gondokl

Keunikan danau tempe bukan hanya sampai disitu saja. Bahkan keindahan dan keunikannya makin menjadi-jadi. apalagi ketika pagelaran festival danau tempe yang diadakan tiap tahun pada tanggal 23 agustus. Acara pesta yang terkhusus terhadap ritual nelayan yang disebut “Maccera Tappareng”atau upacara mensucikan danau dengan mengelar berbagai atraksi dan ritual yang menarik untuk ditonton

Maccera tappareng merupakan kegiatan ritual unik yang dilaksanakan di danau tempe, biasanya ditanda dengan pemotongan kurban sapi yang dipimpin oleh seorang ketua nelayan. acara ini biasanya dihadiri orang orang dari berbagai kalangan maupun para wisatawan, dengan berkustom baju bodo bagi perempuan dan pria berpakaian jus tutu.

Dalam acara ini para pengunjung dapat menyaksikan berbagai atraksi wisata yang unik diantaranya : lomba perahu tradisional, lomba perahu hias, lomba layangan tradisional, pemilihan ana’dara dan kallolona wajo (pemuda dann pemudi wajo), lomba perahu dayung dan tentu juga acara tari bissu yang dimainkan oleh waria serta berbagai pagelaran tradisional lainnya.

Berbagai pagelaran yang ada dan dilaksanakan diacara maccera tappareng hampir keselurahannya merupakan suatu tradisi turun temurun dan terpelihara sampai sekarang.

Acara mappacera tappareng bukan hanya pagelaran biasa melainkan suatu tradisi yang dilestarikan orang bugis khususnya toa wajo (orang wajo) yang sangat menjunjung tinggi adat istiadat, sesuai mottonya “maradeka toa wajo’e adenna na papuang.”

Untuk yang ingin berlibur kedanau tempe,  tanggal 23 agustus bisa menjadi pilihan untuk keindahan danau + bagaimana adat istiadat orang bugis + selain itu para wisatawan juga dapat berkunjung kota sengkang atau  kota sutera (ibu kota) yang merupakan pusat industri sutera yang merupakan hasil pekerjaan tenun milik rakyat = kepuasaan dan kebahagiaan yang diperoleh

Pertimbangankan  untuk danau tempe sebagai tempat berliburmu dengan konsep pedesaan yang unik dan menarik.

Tips :

Tak ada keindahan wisata tanpa kita ikut larut serta didalamnya dan keindahan hanya akan terlewatkan, dan tak perlu tempat  yang bagus ketika kita mampu larut dan ikut serta didalamnya, serta melibatkan jiwa dan hati, maka keindahan dapat tercipta.

Enjoy the moment

#beranitraveling

 

About muhammadismail

Check Also

Berani Travelling ke Negeri Para Raja

Bagi saya, keindahan Indonesia itu nomor SATU. Dan jika harus memilih bagian Indonesia yang paling …

Leave a Reply

WordPress spam blocked by CleanTalk.