Wow… Desa Terbersih di Dunia Ternyata ada di Indonesia loh!

0
370
Desa Adat Penglipuran yang berada di Utara Pulau Bali

Selalu saja ada hal yang bikin kita makin bangga jadi orang Indonesia. Kali ini datang dari Utara Pulau Bali. Ada sebuah desa yang sangat istimewa karena dianugerahi sebagai desa terbersih di dunia. Penglipuran namanya!

Desa Adat Penglipuran yang berada di Utara Pulau Bali

 

Desa Penglipuran berada di Kabupaten Bangli, Bali. Penglipuran berasal dari kata ‘Pengeling Pura’ (bahasa Bali) yang berarti kuil untuk mengenang leluhur.

Desa ini dinobatkan sebagai Desa Terbersih Ketiga di Dunia (versi Boombastis.com) setelah Desa Giethoorn di Belanda dan Desa Mawlynnong di India. Tempat ini memang sangat bersih, sampai-sampai sekilas tidak terlihat seperti desa. Mungkin karena benar-benar dirawat, dan kini dijadikan sebagai salah satu objek wisata desa adat di Pulau Bali.

Anak-anak di Desa Adat Penglipuran

Disini, ada sekitar 100-200 rumah. Menurut saya pribadi, yang unik dari Desa Penglipuran adalah bentuk serta tata letak rumahnya yang hampir semua sama. Awal masuk ada tempat ibadah di halaman paling depan, disusul dengan dapur, kemudian teras dan ruang tamu. Tempat ibadah dan dapur dibuat terpisah dari bangunan rumah tapi masih ada dalam satu halaman yang sama.

Halaman rumahnya bersih sekali… Daun atau putik bunga yang berguguran pun tidak terlihat loh! Udara disana juga sangat sejuk, sama sekali tidak ada polusi. Oya tidak ketinggalan, bunga-bunga cantik seperti kembang sepatu, mawar, hingga kamboja mewarnai halaman setiap rumah.

Nah, untuk kalian yang membawa kendaraan ada tempat parkirnya sendiri, karena tidak boleh ada kendaraan yang masuk ke kawasan desa. Jadi kita harus berjalan kaki untuk mengelilingi Desa Penglipuran.

Pintu masuk Desa Adat Penglipuran

 

Sebagai desa wisata, rata-rata warga disini berjualan cendramata khas daerah sini. Daintaranya yaitu minuman Loh Loh Cem Cem.

Loh Loh Cem Cem merupakan salah satu tanaman yang diolah menjadi minuman. Rasanya sekilas seperti rujak bebek. Minuman ini terbuat dari 80% sari daun Loh Loh Cem Cem dan kelapa muda. Khasiat minuman ini bisa untuk meredakan panas dalam, sariawan, sembelit, dan diare. Minuman Loh Loh Cem Cem dijual perbotolnya seharga Rp10.000,-.

Disini juga saya mencicipi Ikan Nyat-Nyat. Dari namanya saja sudah membuat saya penasaran ingin mencobanya. Dan ketika makanan nya tiba, ternyata Ikan Nyat-Nyat itu adalah Ikan Mujair goreng yang disajikan dengan sambal matah khas Bali, serta dipadukan dengan plecing kangkung dan lalapan. Menu ini sangat cocok dijadikan sebagai menu santap siang.

Ikan Nyat-Nyat sebagai salah satu menu santap siang di Desa Penglipuran

 

Terakhir, karena Desa Penglipuran sudah dikembangkan sebagai desa wisata, jadi untuk menikmati semua yang disebutkan tadi kita perlu membayar tiket masuk sebesar Rp15.000 untuk wisatawan domestik, dan Rp30.000 untuk wisatawan mancaneraga.

Untuk kalian yang sedang atau berencana berlibur ke Pulau Dewata, sempatkanlah mampir kesini. Karena kalian akan mendapat atmosfer Bali yang berbeda. Ingat, Bali ngga melulu soal pantai loh. Yuk mulai #BeraniTraveling dengan mendatangi Desa Adat Penglipuran!

WordPress spam blocked by CleanTalk.