#BeraniTraveling ke Savana di Tegal Munding

2
455

TEGAL MUNDING (BUFFALO HILL)

 

Garut merupakan salah satu Kota agraris yang terdapat di Jawa Barat. Banyak orang mengenal Kota ini dengan nama kota dodol, kota intan, bahkan dengan nama Swiss Van Java (Kota yang kondisi geografisnya seperti negara Swiss, namun berada di tanah jawa). Dengan adanya pegunungan tersebut, Kota Garut terkenal dengan beberapa gunungnya yang memiliki ciri khasnya masing-masing, seperti Gunung Papandayan dengan hamparan edelweish dan kawahnya, Gunung Cikuray dengan sunset dan negeri di atas awannya, lalu Gunung Guntur dengan Curug Citiis serta Savana pasirnya yang mirip dengan Bromo Jawa Timur.

Namun dari sekian banyak Gunung yang terkenal itu, ada beberapa surga tersembunyi yang ada di sekitar Gunung tersebut. Salah satunya yaitu, Tegal Munding atau sering orang kenal dengan Buffalo Hill. Tegal Munding terletak di sebelah utara Gunung Papandayan, tempat ini masih belum terlalu terjamah oleh wisatawan luar Garut. Namun, untuk warga sekitar Garut tempat ini sudah hampir sering di kunjungi. Tegal munding ini hampir sama seperti kakaknya, yaitu Tegal Panjang, tetapi untuk akses ke Tegal Panjang itu DILARANG karena Tegal Panjang merupakan salah satu tempat Konservasi atau Cagar Alam yang hanya dapat di akses bila ingin melakukan penelitian, pembelajaran, dll. Jadi untuk kalian yang ingin ke Tegal Panjang tidak usah murung seperti itu, karena dengan adanya Tegal Munding yang siap menyambut pengunjung dengan sapaan alamnya yang sama seperti Tegal Panjang.

Seperti yang telah di katakan di atas bahwa Tegal Munding berada di sebelah utara Gunung Papandayan, namun akses untuk ke Tegal Munding itu tidak bisa melewati jalur Gunung Papandayan. Mau tau akses jalan ke Tegal Munding gimana? Nah, ini jawabannya. Pertama, untuk kalian wisatawan yang berada di luar Garut bisa masuk ke daerah Simpang dengan elf yang ada di Terminal Guntur, dengan jurusan Cikajang atau jurusan Pameungpeuk – Bungbulang. Elf tersebut dapat melewati jalur Bayongbong ataupun jalur Samarang, tapi sama-sama saja kalian dapat sampai ke Simpang dengan elf jurusan keduanya. Kedua, setelah kalian berada di Simpang, kalian harus berjalan ke arah Cikajang sedikit dari pasar Simpang. Setelah kalian berjalan sekitar 200 meter kalian akan bertemu dengan gapura Desa Pangauban yang ada di pinggir jalan sebelah kanan kalian, lalu kalian bisa menuju Tegal Munding dengan menggunakan ojek yang harga setiap satu kali berangkat sekitar Rp. 30.000 – Rp. 50.000 namun bisa ditawar, atau yang rombongan pula bisa menyewa mobil dengan harga sekitar Rp. 150.000 – Rp. 200.000 namun bisa pula di tawar. Ketiga, dari gapura tersebut kalian akan melewati Desa Pangauban, lalu Desa Pamulihan. Nah, saat perjalanan pula kalian dapat menikmati udara segar dengan view yang cukup bagus yaitu hamparan sawah dan kawah Papandayan, lalu kalian pula akan melewati tempat pengamatan Gunung Papandayan. Setelah perjalanan yang menghabiskan waktu sekitar satu jam .Kalian akan tiba di Desa Barukina yang merupakan Desa terakhir untuk mencapai Tegal Munding. Dan disanalah terdapat pos pendataan para pendaki yang ingin naik ke Tegal Munding. Walaupun Tegal Munding masih di kelola oleh warga sekitar dan belum di kelola oleh BKSDA ataupun PERHUTANI, namun kalian akan di mintai tiket oleh pos pendataan tersebut. Untuk tiket pendakian ke Tegal Munding, yaitu Rp. 8.000 (termasuk parkir kendaraan). Pos pendataan tersebut berupa warung kecil yang berada di sebelah kanan kalian.

Nah, dari sanalah kalian mulai mendaki. Waktu yang di tempuh untuk pendakian ke Tegal Munding  normalnya sekitar 2 jam, namun untuk beberapa orang yang jarang naik Gunung dapat mencapai waktu 3 – 4 jam. Perjalanan mendaki dari pos sampai ke Tegal Munding, kalian akan melewati jalanan berbatu terlebih dahulu, boleh kalian ketahui bahwa jalanan berbatu ini tidak terlalu panjang namun treknya cukup melelahkan karena terus menanjak. Lalu setelah melewati jalanan berbatu, kalian akan melewati perjalanan yang di kelilingi oleh perkebunan milik warga dan INGAT jangan menginjak tanaman-tanaman milik warga tersebut. Jadilah tamu yang sopan. Saat perjalanan yang melewati perkebunan warga tersebut cukup menguras keringat yang lebih, karena perkebunan yang sangat luas dan trek yang cukup menanjak terus-menerus. Tapi tak usah berburuk sangka seperti itu, karena disini kalian sudah dapat melihat hamparan perkebunan yang menakjubkan dan landscape Kota Garut dan Gunung-gunungnya yang megah. Perlu diketahui, bahwa untuk ke Tegal Munding ini belum terdapat pos-pos tertentu seperti di Gunung lain, tapi tak usah takut, karena di setiap perjalanan kalian akan mendapati petunjuk arah. Setelah menguras keringat yang banyak, kalian akan melewati semacam ilalang namun masih terdapat di dekat perkebunan milik warga. Disanalah sudah dapat terlihat Tegal Munding secara samar-samar.

Setelah perjalanan yang cukup melelahkan, maka untuk titik pembuka dari Tegal Munding ini kalian akan menginjak rerumputan dan melihat hewan munding (Kerbau). Di Tegal Munding ini terdapat dua hamparan savana, yang pertama yaitu savana yang tidak terlalu luas, namun banyak Pendaki yang menginap di savana ini dan yang satu lagi savana yang cukup luas dengan view yang lebih menakjubkan.

Untuk sekedar rahasia, di Tegal Munding pula terdapat 7 curug atau air terjun di dalamnya, namun yang baru di publikasikan baru 1 air terjun saja. Bila kalian ingin menuju ke savana yang luas, kalian harus berjalan sekitar 15 menit dari savana pertama, dan enaknya pula kalian akan melewati salah satu air terjun disana. Setelah berada di savana yang kedua yang cukup luas, maka kalian akan terpesona dengan landscape kota Garut yang sangat indah. Hanya itu? Tidaklah, kalian pula dapat berenang di salah satu danau yang ada di tengah-tengah kedua savan. Itu saja? Tidak lagi, kalian pula dapat bermain dengan kerbau yang ada disana, jumlah kerbau di Tegal Munding ini sekitar 10 kerbau..

Oke teman-teman apalagi? Ayo siapkan tas kalian untuk merasakan salah satu kedahsyatan Kota Garut ini. Harus #BeraniTravelling ke tempat ini. Dan jangan lupa jadilah pengujung yang dapat menghormati alam sekitar. Agar tempat wisata ini dapat dirasakan oleh anak cucu kita nantinya.

Keep safety and exploring !!!

2 COMMENTS

WordPress spam blocked by CleanTalk.