#BeraniTraveling di kota Daeng

0
61

Apa yang terlintas di pikiran ketika mendengar Makasar? Coto Makasar, mie titi? Yap Makasar, kota terbesar di timur Indonesia ini selain makanannya nikmat juga punya wisata alam yang ga kalah bagus nya nih teman-teman. Nah kali ini aku mau share untuk wisata di sekitar Makasar yang sayang banget kalau ga dikunjungi.

Beruntungnya aku dan teman-temanku berenam waktu itu mendapat tugas ke Makasar jadi bisa sekalian explore kota pisang ijo ini. Kami langusng memutuskan untuk #BeraniTraveling mengelilingi wisata di sini.

Destinasi pertama kami adalah Pulau Kodingareng Keke yang terletak sekitar 40 menit dari pantai Losari. Sebenarnya pulau ini kecil saja dan ga berpenghuni, hanya ada hamparan pasir di sana. Tapi airnya biru banget and you will like it buat foto-foto kerenmu.

Selain Kondingarengkeke, kita juga bisa mampir di Pantai Samalona, pantai ini ga jauh letaknya dari kota Makasar. Bisa dijangkau dengan naik kapal dari pantai Losari sekitar 30 menit saja. Nah waktu aku ke sana itu kami menyewa kapal dan harganya cukup murah hanya sekitar Rp 500.000 – Rp 600.000 PP dari siang sampe jam 6 sore. Di pantai Samalona ini kita juga bisa snorkeling lho, soalnya banyak karang dan ikan warna warni di sini. Dijamin bisa snorkeling sampai puas deh. Tapi hati-hati ya guys soalnya ada banyak bulu babi juga. Nah untuk safety, pastikan kalian pakai fin ya atau sepatu untuk renang.

 

Di sini kami juga menikmati sunset sambil menyantap Indomie kuah. Rasanya maknyus sekali apalagi setelah kelelahan habis snorkling.

Tujuan selanjutnya adalah Tanjung Bira. Kalau pantai ini emang agak jauh dari kota Makasar sekitar 3 jam perjalanan darat. Kami waktu itu diantar oleh teman di Makasar. Lebih baik menyewa mobil bila kalian ingin kemari soalnya kalau naik kendaraan umum akan memakan waktu yang lebih lama soalnya mesti naik angkot beberapa kali dan ganti-ganti.

Setibanya di sana, aku ga bisa menutupi ekspresi gembira yang ada di wajahku karena memang aku sangat menyukai segala hal yang berbau alam apalagi dengan pantai yang sebiru dan sejernih itu. Di sini menyediakan beberapa permainan air selain snorkeling, kita juga bisa diving dan ada juga banana boat. Snorklingnya ga langsung di pantai ini tapi kita dibawa ke dekat Pulau Liukang. Di sana banyak banget ikan-ikan besar dengan karang yang warna-warni dan masih jernih sekali.

Selain itu kami juga diajak ke satu tempat di tengah laut dengan susunan batu-batu yang gede dan tinggi. Guess what is that? Pas naik tangga ke atas, kami langsung takjub karena di dalamnya banyak ikan-ikan besar dan juga penyu-penyu. Kita bisa berenang langsung dengan mereka. Can you imagine that? Benar-benar satu pengalaman baru dan menyenangkan. Untuk dapat berenang kita cukup membayar secara seikhlasnya saja karena tidak ada patokan harganya.

Setibanya di Tanjung Bira, kami langsung menyemplungkan diri ke dalam air yang masih terlihat dasarnya ini. Benar-benar jernih. Kami mulai untuk mengambil foto-foto ala kekinian jaman now sambil menikmati sunset. Seharian kami habiskan untuk menikmati Tanjung Bira ini dan tentunya suatu saat aku akan kembali lagi ke tempat ini.

Keesokan harinya, kami memutuskan untuk pergi ke Rammang-Rammang. Rammang-Rammang adalah perbukitan karst yang ada di Sulawesi Selatan, tepatnya ada di daerah Maros. Kali ini kami benar-benar explore dengan transportasi umum karena toh explore ga harus selalu yang nyaman tapi bisa aja yang lebih menantang. Kali ini kami coba ala-ala backpacker. Awalnya dari hotel kami naik taksi lalu turun di salah satu persimpangan ga jauh dari Taman Kupu-kupu Bantimurung. Dari sana lalu dilanjutkan dengan naik angkot ke arah Maros. Sesampainya di depan jalan menuju Rammang-Rammang, kami harus naik ojek lagi untuk ke dalam tepatnya ke dermaga kapal-kapal kecil supaya dapat susur sungai menuju Rammang-Rammang nya.

Sepanjang jalan menuju dermaga, kita akan disuguhi dengan warna hijau membentang dan batu-batu hitam yang sebut saja batu angus. Di dermaga kita dapat menyewa kapal kecil sekitar Rp 200.000/kapal dan bisa muat untuk 4-5 orang. Ternyata susur sungai itu menyenangkan sekali sambil berfoto di atas kapal kecil dan menikmati pemandangan bukit karst sepanjang aliran sungai yang ditumbuhi oleh bakau.

 

Lihatlah begitu menakjubkannya perbukitan ini. Ini jarang ada lho di Indonesia dan di Sulawesi Selatan ini termasuk salah satu yang terbesar.

 

Tips untuk #BeraniTraveling:

  1. Cari tahu dulu apa aja yang ada di sekitar destinasi wisata kita termasuk cara perginya gimana dan kita bisa ngapain aja di sana.
  2. Jangan malu untuk bertanya dengan warga sekitar karena toh mereka ramah, yang penting kitanya harus sopan.

Tips transportasi nya selama di Makasar:

  1. Dapat menyewa mobil untuk wilayah tujuan yang cukup jauh. Harganya cukup terjangkau untuk Avanza sekitar Rp 250.000 (termasuk supir, di luar BBM)
  2. Ojeg online juga sudah banyak tersedia di wilayah Sulawesi Selatan
  3. Bila ingin backpacker, dapat naik angkot dan ojeg di wilayah sana

 

Begitu lah bahagianya kami menikmati alam di Sulawesi Selatan. Pastikan dirimu untuk #BeraniTraveling karena dengan itu kamu akan mendapatkan pengalaman baru yang tak terlupakan dan ingat untuk selalu mejadi traveler yang bertanggungjawab dengan tidak mencemari dan membuang sampah sembarangan di tempat wisata ya guys. #BeraniTraveling itu keren!

 

WordPress spam blocked by CleanTalk.