Open Hiking Gunung Gede Cibodas-Gunung Putri

0
194

Imung sayang,
Kali ini aku mau berbagi cerita #BeraniTraveling hiking dua tahun lalu ke Gunung Gede Pangrango melalui dua jalur, berangkat melalui jalur Gunung Putri dan pulangnya melalui jalur Cibodas.
Ini pendakianku yang kedua, yang pertama persis 20 tahun yang lalu, Gunung Gede tektok jalur Cibodas. Masih teringat saat pendakian pertama dulu yang minim informasi dan persiapan plus drama bingits 😁. Bayangkan saja Mung, pas datang ke kampus (titik kumpul), aku bawa tas jinjing yang isinya dua set pakaian lengkap, perlengkapan mandi (cukup banyak karena hobi sih), printilan ini itu, dan baju hangat tipis. Alhasil langsung dipinjamkan ransel sama panitia (senyum-senyum konyol deh mereka), diajak ngobrol sambil pindahin isi tas, malu bangettt. Sampai di puncak kedinginan dan sempat nyungsep tiga kali (karena pakai sepatu kets biasa yang sol tipis). Mandi cantiknya gimana? Ya nggak mandi, kamar mandinya saja nggak ada :). Dari sekian banyak isi tas itu ternyata hanya selembar baju ganti yang dipakai. Pengalaman tak terlupakan deh Mung!
Nah Mung, kali kedua ini persiapan harus matang dong. Makanan dan air minum, jaket, kantung tidur, matras, senter, ponco, plus printilan lainnya rapi terbungkus dalam plastik dan masuk semua di ransel. Siap tempur judulnya 😂. Kali ini pesertanya cukup banyak sekitar 100 orang, sebagian berangkat dari Grogol menggunakan tronton jam 10 malam, sampai di base camp sekitar pukul 2 pagi. Sebagian lagi sudah berangkat dengan kendaraan pribadi, ada juga yang berangkat di hari sebelumnya. Setelah istirahat sekitar dua jam, pendakian dimulai. Kondisi hujan yang terus turun plus medan yang becek tak menyurutkan semangat. Lupa persisnya jam berapa sampai di Alun-Alun Suryakencana yang ternyata cantik luar biasa. Rasa letih dan lelah langsung terbayar lunas ditambah dengan bunganya 😉.
Imung sayang, ini bukan Drama Korea tapi ini sungguh lokasi yang menguras emosi. Bayangkan padang rumput luas kehijauan dihiasi bunga edelweiss, gemericik air dari mata air, langit biru sejauh mata memandang, plus tenda-tenda aneka warna tempat para pendaki selonjor kaki alias beristirahat. Pemandangan indah berikutnya adalah tenda dapur umum, hehehe.. Obat terbaik untuk rasa letih dan kedinginan setelah paparan lukisan surga adalah segelas teh manis panas dan pisang goreng. Nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan? 😁 Saatnya istirahat, makan, ganti pakaian, dan bebersih dengan tisu basah. Usai makan malam dengan menu soto, hibernasi dulu sambil memandang langit sebelum menutup mata. Selamat tidur Mung, sampai besok pagi ya..
Semangat dan selamat pagi Imung! Terbangun saat subuh dan bersyukur karena langit dihiasi beberapa bintang. Tak banyak terlihat karena cuaca mendung bercamour hujan sejak semalam. Sayang sekali! Setelah sarapan indomie goreng, beberes perlengkapan, dan foto bersama, perjalanan dilanjutkan menuju Puncak Gede. Ternyata kondisi di puncak tanahnya licin berpasir sehingga harus ekstra hati-hati. Senang, lega, takjub, melebur semua rasa disana. Selfie dan wefie? Pasti! 😉 Saatnya turun! Ternyata jalur turunnya luar biasa. Melewati Tanjakan Setan (karena posisi mau turun kuubah menjadi Turunan Setan 😁) yang ternyata adalah dinding curam berbatu yang dilengkapi dengan tali temali. Deg-degan, ngeri, penasaran karena kondisi lokasi sedang licin setelah guyuran hujan. Perjalanan panjang dan berat dimulai setelah itu. Melewati air panas yang harus super hati-hati karena licin, jalan berbatu, jalan berlumpur, dan rasanya seperti jalan tak berujung 😅. Hujan, reda, hujan lagi, silih berganti. Setelah berjam-jam berlalu akhirnya sampai di basecamp. Ambruk, lelah sangat, dekil apalagi, plus lapar tingkat bidadari. Mung tolong dong!
Setelah beristirahat dan mengisi perut secukupnya dan bebersih, lanjut bersiap menunggu jemputan pulang. Sampai di Grogol sekitar jam 1 pagi. Glad to be home again, Mung!

Mung, aku beryukur diberi kesehatan sepanjang perjalanan dan memutuskan untuk #BeraniTraveling! Perjalanan yang luar biasa dan takkan terlupa. Satu tempat berjuta pesona. Air terjun Cibeureum, Telaga Biru dengan keindahan yang sempurna, Air Panas yang menguji kesabaran dan fokus, Kandang Batu dan Kandang Badak tempat sejenak melepas lelah, Tanjakan Setan yang mendebarkan, Alun-Alun Suryakencana penuh pesona, Puncak Gede yang memikat. Indonesia memang sungguh kaya. Sempurna!

Imung, akronim dari imut dan mungil; pralambang diari tempat berbagi isi hati 🙂

WordPress spam blocked by CleanTalk.