Ajy susanto

0
241
IMG-20180531-WA0024

Edellweis Yang ku Rindukan

Bertepatan dengan hari besar yang terjadi di negara ini, tanggal 15 agustus saya memutuskan untuk pergi ke gunung Ciremai yaitu gunung tertinggi di Jawa Barat, Kita bermaksud untuk merayakannya dipuncak ciremai bersama teman-teman saya dan perlengkapan yang cukup memadai saya menjadi #BeraniTravelingwithEiger. Kami memutuskan berkumpul dikontrakan Rofi tepatnya dikecamatan Babakan Ciwaringin. Kami ber empat berangkat pagi menggunakan motor menuju basecamp Ciremai tepatnya via Apuy. Setelah perjalanan yang melelahkan kami sedikit-dikit membuka dan mempacking ulang isi carrier kita.

Dan ketika matahari mulai menjulang kami pun langsung memasuki jalur apuy yang berada di kab. Majalengka. Jalur ini cocok untuk para pemula sepertiku. Kami memulai trackking jam 10 pagi cuaca bisa dibilang ramah dan jalur pendakian tidak terlalu sulit. Padahal isi carrier saya berat disebabkan oleh isi peralatan kamera saya. Tidak butuh lama kami tiba dipos 3, pos ini cukup nyaman, dan saya pikir kami akan camp disini. Tapi kata Rofi kita lebih baik camp diatas di pos Tegaljamuju (pos 4) ternyata jarak nya tidak jauh. Sekitar jam 4 kami berada dipos 4 kami pun mendirikan tenda untuk beristirahat, makan, dan setelah itu malam hari melanjutkan perjalanan kepuncak. Angin semakin kencang belum pernah saya alami sebelumnya. Dini hari, tidak sedikit orang-orang yang berkeliaran menuju puncak. Itu membuat kami semangat untuk mencapai puncak lebih cepat. Diperjalanan kami disuguhi kebun edellweis yang sangat indah dan harum. Kami pun terus berjalan dan berjalan hingga akhirnya sampai lah puncak. Ketika sampai puncak yang terlihat adalah mentari pagi, indah sekali. Segala rasa lelah, kesal, lapar, hilang begitu saja oleh keindahan mentari dan pemandangan puncak gunung Ciremai. Saya sangat bersyukur bisa mengikuti upacara 17 agustus diatap Jawa Barat.

Pemandangan yang terbuka membuat saya merasa bersyukur atas kenikmatan yang telah Tuhan berikan kepada kita. Melihat gunung slamet diujung sana menimbulkan hasrat untuk saya kunjungi. Jadi apasih yang membuat seseorang mendaki gunung lagi dan lagi ? Padahal lebih enak dikota, segalanya sudah banyak yang tersedia. Justru itulah istimewa nya gunung dan hutan. Uang dan kekayaan tiba-tiba tidak lagi berarti dikota. Canda dan tawa tiba-tiba tidak lagi sepura-pura seperti dikota. Persahabatan tiba-tiba tidak sepalsu yang ada dikota. Dan jika boleh mengutip kata-kata teman saya, Juang astrajingga.

Puncak gunung itu seperti cita-cita saat kita memulai perjalanan kita harus berdoa sebelum melangkah. Diperjalanan kita terjatuh berulang kali. Kita menemukan siapa diri kita sesungguh nya dalam perjalanan menuju puncak dan misalnya kita gagal terus tidak bisa menuju ke puncak bukan berarti perjuangan nya menjadi sia-sia. Tetapi kita belajar menjadi manusia yang lebih baik. Dan ada satu lagi yang membuat saya benar-benar ketagihan mendaki gunung, harum nya edellweis membuat suasana menjadi tenang dan bahagia. Ntah lah itu tidak bisa dibeli ditoko farfum manapun, bau edellweis selalu membuat saya ingin pergi ke gunung. Menurutmu bagaimana apa yang membuatmu pergi lagi kegunung?

#BeraniTravelingwithEiger

#Pigijoxeiger

#EigerAdventure

WordPress spam blocked by CleanTalk.