Belajar dari Kebakaran Gili Lawa, Simak 5 Aturan Jadi Smart Traveler

0
139
38080918_1881369938833270_686842992358588416_n
Photo by @kementerianlhk on Instagram

Beberapa hari lalu, kita dikejutkan dengan beredarnya foto kebakaran di Gili Lawa, Nusa Tenggara Timur. Kebakaran besar ini menelan akibat yang tak main-main, sekitar 10 hektar lahan habis dilalap api. Sedihnya lagi, kejadian ini terindikasi sebagai akibat kelalaian wisatawan yang berkunjung ke hamparan savana yang menjadi ciri khas pulau ini. 

Sebagai traveler yang bertanggung jawab, sudah selayaknya kita lebih peduli dengan kelestarian alam dan habitat destinasi yang kita kunjungi. Berikut 5 cara agar kita dapat ikut serta menjaga keindahan alam: 

1. Hormati peraturan lokal 

Jika kita berkunjung ke lokasi yang memiliki larangan khusus, seperti dilarang menyalakan api, dilarang berfoto, dilarang memberi makan hewan, atau dilarang merusak tanaman, aturan ini wajib kita taati. Peraturan seperti ini tentu berkaitan erat dengan kelestarian alam dan lingkungan. Jangan sampai kesenangan kita sesaat justru membahayakan alam bahkan mengancam keberlangsungan spesies langka. 

2. Kurangi penggunaan plastik 

Sering lihat betapa banyaknya sampah plastik yang mengotori laut? Sudah saatnya kita jauhi penggunaan plastik dengan membawa sendiri botol minum, alat makan, serta sedotan yang terbuat dari bahan kaca atau stainless steel yang bisa dipakai berulang-ulang. Penggunaan botol plastik untuk sabun atau shampoo juga perlu diperhatikan, sebisa mungkin terapkan prinsip recycle jika tidak mungkin untuk dibawa dengan botol kaca. 

3. Dukung usaha konservasi 

Saat ini sudah banyak komunitas dan organisasi sadar lingkungan yang aktif membantu usaha konservasi alam. Sempatkan untuk mencari informasi tentang mereka dan memberikan dukungan semampu kita. Bantuan yang kita berikan bisa sangat simple seperti turut menjaga kebersihan area wisata dan menyebarkan semangatnya lewat sosial media. Atau kamu tertarik liburan sekalian ikut komunitas konservasi? Kenapa tidak? 

4. Pilih akomodasi ramah lingkungan 

Carilah penginapan yang eco-friendly, menerapkan prinsip daur ulang, serta mendukung untuk hemat air dan listrik. Sebagai tamu penginapan kita juga bisa membantu dengan tidak selalu mandi dengan bathub, tidak minta cuci handuk dan alas tempat tidur tiap hari, serta mematikan alat elektronik yang tidak diperlukan. 

5. Lindungi hewan 

Mengunjungi habitat komodo? Atau berenang dengan lumba-lumba? Perhatikan lagi apakah hewan-hewan tersebut mengalami eksploitasi atau tidak. Beberapa hewan liar dipaksa melawan kodrat menjadi jinak hanya untuk hiburan manusia, seperti singa, gajah, hingga hiu. Mengunjungi untuk mengamati tentu boleh, tapi lebih baik jika kita biarkan hewan liar bertindak sesuai sifat alaminya. Tentu kamu tidak ingin menjadi bagian dari ekploitasi hewan ‘kan?

WordPress spam blocked by CleanTalk.