Membantu Edelweiss Tumbuh Abadi di Bromo

0
1085

Sebagai pendaki atau traveler yang sempat singgah di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), KawanJO pasti tidak asing dengan keberadaan Bunga Edelweiss. Bunga yang disebut-sebut tanaman abadi ini memang merupakan salah satu primadona yang dicari wisatawan setiap ke TNBTS. Sejumlah pendaki biasanya membawa oleh-oleh Edelweiss seusai turun dari gunung, padahal sebenarnya, yang disebut bunga abadi ini tidak boleh sembarangan dipetik.

 

Karena kecantikan dan keunikannya, banyak wisatawan dan pendaki yang memetik Edelweiss sembarangan. Edelweiss yang punya nama latin Anaphalis javanica ini ditemukan di lereng Gunung Gede, Jawa Barat, oleh Georg Carl Reinwardt, naturalis asal Jerman pada 1819. Dalam bahasa Jerman, edel berarti mulia atau agung, dan weiss berarti putih.

 

Edelweiss atau tanaman manapun yang ditemukan digunung atau di TNBTS hanya boleh dimanfaatkan untuk penelitian, dengan izin dari pejabat taman nasional setempat. Kebijakan ini berdasar pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Hayati Ekosistem sesuai pasal 33 ayat 1 yang “Setiap orang dilarang melakukan hal yang tak sesuai sesuai dengan fungsi pemanfaatan zona dan zona lain dari taman nasional, taman hutan raya, dan taman wisata alam”.

Nah, untuk menyelamatkan ekosistem Edelweiss, akhirnya TNBTS melansir Desa Wisata Edelweiss di kawasan Desa Wonokitri. Cara ini dilakukan untuk menambah objek wisata di TNBTS dan agar para wisatawan dapat memetic Edelweiss sambal mengetahui budidaya tanaman ini. Desa wko wisata ini akan dikelola langsung olegh masyarakat Suku Tengger yang tinggal di kawasan penyanggah Gunung Bromo yang bernama Kelompok Hulun Hyang.

 

Beberapa kegiatan yang dapat dimanfaatkan wisatawan adalah edukasi ekowisata berbasis tanaman Edelweiss, Awalnya akan dijelaskan sejarah asal mula tanaman edelweis dan jenis-jenisnya edelweis, kemudian para wisatawan akan diajari cara memilih bunga yg bijinya, memisahkan biji dari bunga dan benang sarinya, lalu steelah itu menyiapkan media tanam untuk penyebaran benih edelweiss. Setelah itu, akan dipandu cara menanam edelweis di hamparan taman Edelwies. Tidak lupa, tentunya para wisatawan dapat membawa souvenir berupa Edelweiss yang indah.

 

Wahhh menarik sekali ya, Apa KawanJO tertarik untuk mengikuti sesi ini?

WordPress spam blocked by CleanTalk.