Inspirasi dari @Depepedia, Travel Enthusiast dengan Tagline ‘Not Your Basic Itinerary’

0
272

KawanJO, mungkin sudah tidak asing lagi dengan akun Instagram @Depepedia dengan jumlah lebih dari 18.000 followers, yang di tahun 2018 ini turut meramaikan jagat traveling di media sosial dengan akunnya yang kerap memberikan cerita dan inspirasi mengenai berbagai tempat seru, terutama di daerah Jogjakarta, Surabaya dan sekitarnya.

Pigijo beruntung sekali dapat menemui David, yang berada di balik akun @Depepedia, di sela-sela aktivitasnya menonton pertandingan Asian Games 2018 di Jakarta. David secara langsung dan sharing bagaimana ia mengembangkan hobinya traveling dan explore berbagai tempat baru yang dikemas sebagai serangkaian informasi untuk para traveler lainnya.

 

Berikut obrolan Pigijo dengan David mengenai ceritanya sebagai traveler yang kini sangat digandrungi publik dengan @Depepedia

 

Bagaimana awalnya memutuskan untuk membuat Depepedia?

 Jadi pertama kali muncul ide untuk bikin akun @Depepedia karena momennya pas banget di tahun 2017, saya baru balik for good ke Jogjakarta, setelah kuliah dan kerja di Jakarta. Setelah kembali ke Jogja, mungkin memang karena saya orangnya mudah bosan, saya mulai tanya-tanya mengenai tempat makan dan hang out yang seru di Jogja, namun sepertinya jawaban teman-teman memiliki kebiasaan ke tempat yang itu-itu saja. Kecewa dong, masa sudah ditinggal bertahun-tahun, pas kembali ke Jogja kita ke nggak menemukan sesuatu yang baru. Akhirnya saya mulai cari-cari sendiri, lewat Instagram dan juga tanya-tanya turis lain, biasanya memang wisatawan yang ke jogja, daya ingin tahunya lebih tinggi. Dari situ mulai banyak ngepost. Akhirnya saya mulai share juga di akun @Depepedia, karena kalau di akun pribadi, rasanya kurang sreg dan nantitercampur dengan personal life, saya nggak mau seperti itu.

Apa sebenarnya kesibukan Kak David selain menggeluti Depepedia?

Saya masih mengerjakan beberapa project event management untuk ecommerce seperti Huntstreet dan bantu untuk manage content creation untuk beberapa local brand. Selain itu juga ada usaha keluarga, jadi entrepreneur juga.

 Sebagai seorang traveler, apa yang menjadi keunikan Depepedia di Instagram dengan tagline ‘not your basic itinerary’? Apa yang ingin disampaikan?

 Melalui Depepedia, saya ingin menyampaikan curated content yang berdasarkan personal experience saya. Saya menjalani, saya mencoba, dan saya kurasi untuk menjadi konten yang dapat bermanfaat juga untuk para audience. Jadi semua yang ada di @Depepedia itu benar-benar apa yang saya explore dan saya suka juga, kalau mungkin kini sekarang ada promoted post atau ada yang menawarkan kolaborasi atau endorse, tentu saja saya juga pilih hal-hal atau produk yang dapat saya gunakan atau do-able untuk saya. Perna beberapa kali ditawari produk atau jasa, tapi karena hal tersebut saya tidak suka atau tidak sesuai, saya akan sangat minta maaf dan menolak itu, karena basically @Depepedia berkembang juga karena saya mengerjakannya dengan hati.

 

Apa yang menjadi kendala, menjadi traveler sekaligus bertanggung jawab untuk mengisi konten @Depepedia?

Sekarang lumayan terasa dari segi waktu yang saya miliki. Misalnya lagi pergi atau lagi menonton pertandingan atau performance, saya harus pintar untuk manage kapan saya harus merekam untuk konten, jangan sampai saya hanya focus ke konten namun jadi tidak enjoy terhadap apa yang ada di depan mata saya.

 

Apa yang penting dari sebuah perjalanan?

Kalau disuruh memilih, saya lebih concern dengan pentingnya penginapan yang nyaman daripada makanan. Karena bagi saya, esensi setiap liburan adalah energy recharge dan me time. Jadi hotel adalah salah satu unsur penting yang menentukan kenyamanan saya saat traveling.

 

Untuk seorang traveler, seberapa penting peran budgeting bagi Anda?

Saya tipikal orang yang nggak bisa liburan dadakan, budgeting itu perlu banget. Jadi misalnya saya berencana mau ke Jakarta untuk nonton Asian Games yang bakal hadir 3 bulan lagi, nah selama 3 bulan itu juga saya harus menabung dan menekan pengeluaran tersier lainnya. Salah satunya dengan mengerem makan atau hang out di luar. Selain itu, dapat juga mengandalkan adanya promo atau cicilan 0% yang ditawarkan bank. Semuanya harus dalam rencana ya, pemilihan airlines juga. Untuk maskapai dalam negeri, saya cukup fleksibel, karena biasanya lebih mementingkan jadwal penerbangan yang cocok dibanding memilih airlines dari segi servis atau harga.

 

Trivia Question

Destinasi favorit?

BALI dong! Nggak akan pernah bosan!

 

Destinasi impian?

Maroko, karena eksotis aja dan ada resort yang ingin sekali saya kunjungi. Kalau destinasi impian local, ingin sekali ke Flores

 

Barang yang wajib dibawa saat traveling?

Smartphone, buku, dan sunblock

 

Backpack atau Luggage?

Luggage

 

Pantai atau Gunung?

Pantai

 

Makanan favorit?

Ayam kremes, dan makanan yang ingin sekali dicoba, Bubur Barito Jakarta

 

Sosok traveler role model?

Traveler sekaligus content creator ya, saya suka @Garypeppergirl dan @TaraMilkTea. Kalau traveler local, saya suka @TrinityTraveler, @KartuPos dan @KadekArini

 

Traveling plan dalam waktu dekat?

Saya akan ke Bangkok, Taipei dan India

  

“Traveling itu jangan pernah dibandingkan dengan orang lain. Jangan bepergian karena hanya melihat orang lain. Ciptakan trip yang sesuai kebutuhanmu, kesenanganmu dan juga budget-mu.”

WordPress spam blocked by CleanTalk.