Belajar Sejarah di Kepulauan Seribu

1
228

Belajar bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja, begitulah salah satu kata mantra pendidikan. Pusat pendidikan memang berada di ibukota tercinta, tapi siapa sangka ada pulau-pulau bersejarah di Kepulauan Seribu, yang terdiri dari Pulau Onrust, Cipir, Kelor, dan Bidadari. Di sini kita dapat berjalan-jalan di sekitar Pulau Onrust dan menemukan berbagai peninggalan arkeologis dari sejarah masa lalu.

Contohnya Pulau Cipir yang dulunya merupakan pelabuhan bagi Belanda sekitar tahun 1668. Selain itu terdapat Pulau Onrust yang jaraknya berdekatan, seperti bagian dari pulau Cipir karena berfungsi sebagai pelabuhan. Selama masa kependudukan Belanda, Inggris membombardir pulau itu beberapa kali antara 1806 – 1810 yang membuat pulau itu sekarang penuh dengan bangunan yang hancur. Beberapa yang tersisa masih di bawah tanah dan para arkeolog terus menemukan barang baru di pulau itu. Pulau Cipir berganti nama menjadi Pulau Kahyangan karena statusnya sebagai milik pribadi.

Nama ‘Onrust’ sendiri diambil dari bahasa Belanda yang berarti ‘Tidak Pernah Beristirahat’ atau dalam bahasa Inggrisnya adalah ‘Unrest’. Ada sumber lain yg mengatakan bahwa nama Onrust tersebut diambil dari nama penghuni pulau yang masih keturunan bangsawan Belanda, yaitu Baas Onrust Cornelis van der Walck.

Selain itu terdapat juga Pulau Kelor, orang-orang datang ke pulau Kelor untuk pemotretan pre wedding karena menawarkan nuansa yang berbeda. Pemandangannya juga dikelilingi reruntuhan dari zaman penjajahan Belanda. Pantai ini sempurna untuk berjalan-jalan karena ombaknya tidak tinggi dan ketenangan akan sampai kepada Anda begitu tiba di sana.

Karena ketiga pulau ini memiliki warisan budaya di atas dan di bawah tanah mereka, diminta agar wisatawan yang akan datang untuk membantu melestarikan reruntuhan ini seperti saat masih menikmati pemandangan dan cerita yang mereka pegang. (cr: thousandislands.indonesia-tourism.com)

So, Travelling Sambil Belajar atau Belajar Sambil Travelling? Apapun itu, Travelling di Kepulauan Seribu pasti terasa menyenangkan bersama Pigijo 😀