Terkesan Porno, Ada Cerita Dibalik Simbol “Seksual” Di Candi Sukuh Gunung Lawu

3
335

Benda-benda peninggalan atau warisan Indonesia jaman dulu masih terjaga dengan baik, sayangnya beberapa arca banyak yang nggak utuh lagi bentuknya karena kecolongan seperti Candi yang sempat gue datangi. Candi bercorak Hindu yang berada pada bagian barat lereng Gunung Lawu dikenal masyarakat sebagai candi porno atau tabu. Tau nggak kenapa? Hampir seluruh arca dan relief di sini cukup erotis, terlalu vulgar bentuknya. Alat kelamin wanita dan pria dipahat seperti rupa aslinya.

Eits! Jangan piktor (pikiran kotor) dulu lho temen-temen. Arca dan relief punya cerita bermakna didalamnya, menarik banget kan? Diantara candi-candi Hindu di Indonesia, Candi Sukuh memang salah satu candi yang diminati para turis mancanegara atau asing saat berkunjung ke Indonesia. Simak yuk sejarah singkatnya!

Candi Hindu yang dibangun pada abad ke-15 bergaya arsitektur candi berundak seperti pada zaman pra-sejarah, menghadap ke barat sehingga dimungkinkan candi ini dibangun pada antara masa keruntuhan kerajaan Hindu, dan masa masuknya agama Islam. Dengan luas area 5.500 m2 dan terdiri dari 3 teras yang masing-masing terhubung dengan gapura batu yang sempit.

Sekilas bangunan candi mirip dengan peninggalan Suku Maya yaitu Chichen Itza di Meksiko.

Candi Pertama Tampak DepanCandi Pertama Tampak BelakangRelief Lingga & Yoni

Sering dibilang sebagai candi porno karena relief Lingga dan Yoni (alat kelamin pria dan wanita) terpampang nyata. Lingga merupakan simbol paling sederhana dan kuno dari Siva atau Dewa Siwa. Sementara Yoni merupakan simbol sang istri, Parwati. Dalam kepercayaan Hindu, simbol seksual tersebut melambangkan kesuburan dan orang berdatangan ke Candi ini karena ingin meminta kesuburan pada arwah leluhur. 

Arca Candi SukuhArca Candi Sukuh

Jangan ngeres dulu ya kenapa candi ini banyak banget simbol-simbol seksualitas-nya. Para arkeolog mengatakan penis dan vagina adalah simbol yang sakral dan suci, melambangkan keberlangsungan hidup antar generasi.  Para ahli sejarah juga memiliki pendapat relief erotis tersebut mengandung makna, jika orang telah melangkahi relief maka dirinya akan bersih dari segala kotoran. Sudah sepantasnya manusia yang hendak beribadah di candi meninggalkan hal-hal duniawinya, termasuk juga soal seksualitas.Pemandangan Dari Atas Candi Utama, Candi Sukuh

Tangga Candi Utama

 Punya mitos soal “Uji Keperawanan” lho! Konon, setiap wanita yang menaikki tangga pada bangunan candi utama ini dan ternyata kainnya robek, artinya wanita tersebut udah nggak perawan lagi. Kalau nggak sobek, artinya masih perawan. Padahal waktu gue naik tangga berbentuk terowongan ini bener-bener sempit, muat untuk 1 orang aja dan tangga sedikit curam. Pantas saja kalo kain yang dipakai bisa sobek. Namanya mitos, boleh percaya boleh nggak.  

Gimana setelah tau cerita dibalik candi “porno” ini? Buang jauh-jauh deh pikiran kotornya, berpikir positif aja karena tempat ini sakral dan suci. Selain arca dan relief yang menarik, panorama kota Solo dari atas Candi Sukuh nggak kalah cantik. Yuk, jadikan Candi Sukuh sebagai destinasi liburan kalian selanjutnya. Jangan lupa foto-foto berlatar belakang Candi kece ini ya!

Alamat : Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah

Jam Buka : Pagi – disesuaikan

Tiket : Rp. 5.000/orang + Sewa Kain Seikhlasnya

Rute Perjalanan : Dari pusat kota Surakarta ke Candi Sukuh sekitar 1,5 Jam dengan kendaraan pribadi. Disarankan menggunakan kendaraan pribadi (Praktis).

 

 

3 COMMENTS

WordPress spam blocked by CleanTalk.