Bencana di Indonesia dan Dampaknya pada Bidang Pariwisata

0
52

Hai, peeps. How was your weekend going? Udah ke mana aja hari ini? Atau baru mau keluar?

Well, Esti lagi kepikiran sesuatu nih, tentang bencana alam yang dari akhir tahun lalu terjadi di Indonesia. Nah dari bencana alam itu, setelah Esti baca-baca artikel lain yang terkait bencana itu ternyata selain banyak nyawa yang terenggut juga ada kerugian lain yang timbul loh. Salah satunya adalah kerugian yang mempengaruhi ekonomi pada sektor pariwisata, berdasarkan keterangan dari juru bicara Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB).

Sekarang, yuk langsung aja kita rewind lagi ke bencana-bencana yang baru aja terjadi di Indonesia dari akhir tahun lalu yaitu gempa bumi di Lombok dan tsunami di Selat Sunda yang kita tau, banyak banget menelan korban. Nah, little did we know, dari bencana gempa bumi di Lombok ini sendiri selain menelan banyak korban juga menyebabkan kerugian dengan berkurangnya 100,000 kunjungan wisatawan dan estimasi kerugian pada sektor pariwisata ini mencapai Rp 1,4 triliun.

Selain itu, tsunami di Selat Sunda ini sendiri diestimasikan memiliki kerugian ekonomi akibat kerusakan mencapai milyaran rupiah. Dikutip dari artikel the Jakarta Post, sebelum tsunami terjadi, angka wisatawan yang menginap di sekitar Anyer, Carita dan Tanjung Lesung mencapai 80-90 persen. Namun, efek domino yang terjadi pada bencana ini, berupa 10% pembatalan pemesanan hotel turut menyumbang besarnya angka kerugian ekonomi pada bencana ini juga peeps.

Menanggapi hal tersebut, peeps, juru bicara BNPN juga menekankan bahwa mitigasi bencana harus jadi prioritas dalam pembangunan sektor pariwisata ini kedepannya.

Nah, bencana-bencana tadi adalah yang recently happened in Indonesia, peeps. Dalam kurun waktu 10 tahun, masih banyak bencana alam lainnya yang terjadi di Indonesia dan menimbulkan banyak kerugian juga, salah satunya bedampak di sektor pariwisata ini. Kamu ingat erupsi gunung Merapi 2010 silam? Bencana ini menyebabkan berkurangnya kunjungan wisatawan hingga 50% di daerah Yogyakarta dan Jawa Tengah lho, peeps.

Terus, kamu ingat sempet ada kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan dan Sumatera tahun 2015? Kebakaran hutan dan lahan saat itu, membuat 13 bandara ditutup lho, peeps. Karena keterbatasan jarak pandang dan berpotensi membahayakan penerbangan. Selain itu, karena bencana ini juga, acara internasional banyak yang ditunda maupun ditutup. Hal itu, membuat penurunan di bidang pariwisata dan menyebabkan kerugian di bidang lainnya terutama pariwisata.

Selanjutnya, di 2017 lalu juga gunung agung di Bali mengalami erupsi, masih ingat kan peeps? Erupsi ini membuat wisatawan yang berkunjung ke pulau Bali berkurang sebanyak 1 juta orang dan menuju kerugian sebesar Rp 11 triliun. Bencana ini juga menyebabkan penerbangan dari dan ke Bali dibatalin loh, peeps, yang tentunya juga membuat aktivitas di Bandara Ngurah Rai International ini dihentikan sementara.

Its all the cost we have to pay, if we don’t take care our mother nature. So, be gentle when you travel around and always remember that what you give to the mother nature is what will you get from it.

Segitu dulu pembahasan kita sore hari ini ya, peeps! Terima kasih udah mau berkunjung, stay safe while you’re travelling, stay safe where ever you are. Sampe ketemu di pembahasan selanjutnya! Adios!

(you can read the full article that links to this one in here https://www.thejakartapost.com/amp/travel/2019/01/18/five-disasters-in-indonesia-and-their-impact-on-tourism.html or click here)

WordPress spam blocked by CleanTalk.