Berkunjung ke Surga di Timur Indonesia. WAYAG PAPUA!

1
19

Raja Ampat mungkin terkesan sebagai tempat yang mahal untuk dikunjungi, tapi itu sangat wajar mengingat lokasinya yang sangat jauh dan transportasi menuju ke sana sangat terbatas. Namun jika kamu dapat travelling secara independen, mengatur kendaraan dan itinerary nya sendiri, tidur dan makan di homestays, Raja Ampat tetap dapat dinikmati dengan biaya yang terjangkau. Level kenyamanan dalam travelling tergantung pada berapa biaya yang kamu bersedia keluarkan, dan jangan khawatir, kamu dapat mengalokasikan dana ke hal yang kamu lebih sukai dengan perencanaan yang tepat. Dengan rekomendasi dari Pigijo, bukan hal yang sulit untuk berpetualang secara ekonomis ke Raja Ampat tanpa kehilangan satupun keajaiban dari tempat yang pantas disebut sebagai, surganya dunia.

Cara menuju ke Raja Ampat

Raja Ampat adalah sebuah kabupaten yang terdiri atas 610 pulau, dan memiliki 4 pulau besar, yaitu pulau Misool, Batanta, Waigeo, dan Salawati. Kota administrasi adalah Waisai yang berada di Pulau Waigeo. Untuk mencapai kawasan ini, kamu harus berangkat dari port terdekat, yaitu Sorong di Papua Barat.

Sorong dapat dicapai dengan pesawat direct dari Jakarta dan Makassar, jadi jika kamu bertolak dari Bali, kamu harus menuju ke Makassar terlebih dahulu. Jarak tempuh penerbangan non stop ke Sorong memakan waktu sekitar 4 jam, dan bersiap untuk waktu tempuh yang lebih lama jika kamu menggunakan penerbangan transit karena  penerbangan menuju Serpong hanya ada satu atau dua kali dalam sehari (tergantung musim), sehingga mungkin mengharuskan kamu untuk menginap di tempat transit.

Setelah tiba di Bandara Sorong, kamu dapat menuju ke pelabuhan menggunakan taxi ataupun kendaraan umum lainnya, untuk menyeberang ke Waisai menggunakan kapal.  Perjalanan ini akan ditempuh dengan waktu selama 2 jam menggunakan speedboat, atau selama 4 jam jika menggunakan kapal lambat. Namun jika kamu ingin menghemat waktu perjalanan, kamu juga dapat menggunakan pesawat Susi Air dari bandara Sorong menuju ke Waisai.

Setelah tiba di Waisai, kamu harus menyelesaikan kebutuhan administrasi seperti pembayaran Kartu Jasa Lingkungan/PIN dan tiket masuk tempat wisata terlebih dahulu jika kamu belum melakukannya di Sorong, untuk kemudian bertolak ke tempat tujuan selanjutnya. Kamu bisa cek rekomendasi Pigijo di bawah ini, jika kamu berencana untuk explore wilayah Raja Ampat bagian utara.

Hari Pertama: Pianemo (Pulau Karang)

Pianemo adalah sebuah pulau indah yang terletak di Distrik Waigeo Barat. Perjalanan dari Sorong ke Pianemo dapat ditempuh dengan speedboat selama 2 jam.

Begitu memasuki perairan Pianemo, kamu akan disuguhi pemandangan menakjubkan dari gugusan batuan karst yang menjulang tinggi dari permukaan air yang biru. Bersiaplah untuk turun dari speedboat dan menaiki tangga sebanyak 300 anak tangga untuk menuju puncak Pulau Karst dan menikmati keindahan dari atas tebing. Makan siang akan disajikan di dermaga, lalu perjalanan akan berlanjut ke Saleo yang terletak di pulau terbesar Raja Ampat, Pulau Waigeo.

Pro tips: Jika kamu termasuk yang mudah mabuk laut, disarankan untuk melalui jalur yang lebih banyak pulau dengan kondisi ombak yang lebih tenang, yaitu Sorong – Waisai – Pianemo.

Hari Kedua: Pantai Wayag-Wayag 1-Wayag 2

Saleo merupakan kawasan pantai dengan pasir putih yang halus berjarak 30 menit dari Waisai, kota administrasi utama dari Kabupaten Raja Ampat. Pantai ini menjadi tempat favorit untuk rekreasi  penduduk lokal dengan banyak penginapan dan tempat makan dengan harga yang terjangkau. Dari sini, kamu akan naik speedboat ke Pulau Wayag, perjalanan akan ditempuh selama kurang lebih 3 jam. Setibanya di sana, kamu akan disuguhi oleh pemandangan picturesque yang selalu dijadikan sebagai icon pariwisata Raja Ampat.

Pantai Wayag yang putih bersih adalah tempat untuk menyandarkan kapal, dan kamu dapat berenang atau snorkling bersama para hiu di sini. Namun jangan takut, hiu di sini berukuran kecil dan mereka justru akan berenang menjauh jika didekati. Setelah puas menikmati air tenang dan jernih di pantai, siapkan sepatu olah raga atau hiking mu, karena kamu akan menuju ke Wayag 1 untuk melihat keindahan Wayag dari atas bukit. Wayag 1 terletak kurang lebih 100 meter di atas pantai dengan perjalanan naik dan turun kurang lebih 30 menit. Siapkan cameramu dan pilih lokasi untuk memotret; jika kamu sekedar ingin berdiam diri menikmati keindahan surga kecil ini, take your time. Setelah puas menikmati pemandangan dari gugusan kepulauan, kamu akan kembali ke pantai untuk makan siang.

Wayag 2 memiliki ketinggian yang tidak setinggi Wayag 1, tetapi memiliki pemandangan yang lebih indah dengan trayek hiking yang lebih menantang. Jarak tempuh sekitar 30 menit naik dan turun dari pantai dengan medan yang terdiri dari batu karang. Di sini, selain uji adrenalin, ketahanan fisik kamu juga akan diuji. Namun semua kelelahan itu akan terbayar begitu sampai di puncaknya, karena kamu akan disuguhi oleh pemandangan pulau-pulau kecil dengan pantai putih dan air berwarna biru kehijauan, seperti gelimang bongkahan jamrud diatas kain sutra mengkilat. Jika saja tidak harus segera kembali ke Saleo untuk mengejar arus yang akan semakin besar saat sore hari, ingin rasanya berlama-lama di sini.

Pro Tips: Pastikan kamu mengenakan sepatu hiking atau sepatu olah raga dengan alas karet, sarung tangan yang akan membantu kamu berpegangan di batu yang tajam, topi yang akan melindungimu dari terik matahari dan celana panjang yang nyaman agak terhindar dari goresan.

Baca juga rekomendasi itinerary ala Pigijo 7 Days Trip Misool Raja Ampat

Hari Ketiga: Teluk Kabui –  Urai – Arborek – Mansuar

Pagi ini kamu akan check out dari Pantai Saleo dan pindah ke Pulau Mansuar. Perjalanan dengan speedboat kurang lebih selama 1 jam. Mansuar adalah pulau kecil yang indah yang menjadi pusat  kegiatan diving di Raja Ampat, namun jangan khawatir bagi kamu yang bukan diver, karena keindahan tempat ini masih dapat dinikmati dengan  snorkling, paddle boarding dan canoing.

Tempat pertama yang dikunjungi adalah Teluk Kabui. Dari kapal kecil yang ditumpangi, kamu dapat melihat gugusan batu karang dengan bentuk yang menarik. Salah satunya ada Batu Pensil yang menjadi icon dari Teluk Kabui, karang setinggi 15 meter yang berdiri menjulang sendiri jauh dari gugusan yang lain. Selanjutnya kamu akan melewati Pulau Urai, dan kemudian berhenti di Pulau Arborek untuk snorkeling atau diving. Sore hari, kembali ke Mansuar untuk menikmati sunset dan makan malam.

Pro Tips:  Diving operator sering kali sudah fully booked jika kita langsung go show memesan paket diving di sana. Sebaiknya lakukan pre-book melalui online sejak awal, untuk menghindari kekecewaan.

Hari Ke-empat: Yenbuba – Manta Point – Friwen – Pasir Timbul

Misi hari ini adalah untuk berbasah-basahan, dan jangan lupa untuk mengecek lagi barang bawaan kamu. Disarankan untuk membawa Waterproof Bag untuk menyimpan peralatan elektronik dan baju ganti; Snorkel Mask dan Fin; Water Bottle; stay hydrated tapi ingat untuk tetap menjaga lingkungan dengan tidak membuang botol plastik dan sampah ke laut; Phone Waterproof Case, untuk mengabadikan foto di bawah air; Sunscreen, karena sinar matahari bisa menjadi musuh yang kejam tanpa disadari jika terlalu asyik bermain di air. Dan kamu bisa menggunakan sunscreen yang eco-friendly saat snorkelling, karena bahan kimianya tidak akan merusak karang.

Snorkelling spot yang akan dikunjungi adalah Yenbuba, Manta Point, dan Friwen. Yenbuba adalah nama sebuah desa, tempat snorkelling yang terkenal indah ini terletak di bawah dermaga. Kamu akan menemukan ikan dan coral berwarna warni dengan arus bawah yang sangat pelan di sini.

Manta Point terletak dekat dengan pulau Arborek. Di sini, kamu dapat mengamati Ikan Manta Ray bahkan dari atas kapal, karena kejernihan airnya yang luar biasa. Untuk dapat berenang bersama dengan Ikan Manta Ray, kamu harus berada di lokasi yang tepat yang hanya diketahui oleh instruktur dan tour guide.  Mereka juga dapet memberikan tips bagaimana mendekati Ikan Manta dengan aman dan mengambil foto dari dalam air.

Friwen Wall terletak di tenggara Pulau Friwen memiliki pemandangan dasar laut yang spektakular.  Karang berbentuk seperti kepala panah ini terlihat seperti taman coral berwarna-warni di bawah laut. Kamu dapat merasakan atmosfir yang tenang dan teduh, sambil menikmati keindahan dan keragaman biota laut di sana.

Siang hari, kamu akan mengunjungi Pasir Timbul. Tempat ini adalah sebuah hamparan pasir putih di tengah laut yang dikelilingi oleh air laut yang jernih. Sebenarnya, ini adalah fenomena yang terjadi ketika air laut surut. Pada saat-saat tertentu, pasir putih akan muncul ke permukaan, dan dapat menjadi lokasi untuk mendapatkan foto yang unik.

Pro Tips: Pertimbangkan waktu kunjunganmu, karena musim ikan Manta tidak berlangsung sepanjang tahun. Biasanya bulan Januari dan Februari adalah waktu yang tepat untuk berburu foto ikan Manta.

Hari Kelima, Sorong

Setelah selesai makan pagi dan berkemas kamu akan kembali ke Kota Sorong untuk meneruskan ke tujuan kamu selanjutnya. Perjalanan ke Sorong akan ditempuh dengan speedboat selama 3 jam, dan jika kamu tidak sempat membeli souvenir dan oleh-oleh ketika berada di Raja Ampat, ada beberapa tempat di Sorong yang bisa kamu kunjungi.

Written by Melisa Oktavia

1 COMMENT

WordPress spam blocked by CleanTalk.