Kamu Backpacker? Ini 5 Hal yang Harus Kamu Ketahui sebelum Mengunjungi Karimunjawa

0
29

Terletak sekitar 90 kilometer barat laut di lepas pantai utara Kabupaten Jepara di Provinsi Jawa Tengah, Kepulauan Karimunjawa adalah “the hidden paradise” yang keindahannya dapat disandingkan dengan Pulau Bali dan Lombok. Laut jernih dengan pantai berpasir putih yang indah, kekayaan bawah laut dan kehidupan masyarakatnya yang sederhana, menjanjikan potensi yang besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata populer.

Kepulauan Karimunjawa telah resmi dinyatakan sebagai Cagar Alam pada tahun 1986 dan sejak itu menjadi prioritas konservasi keanekagaraman hayati laut di Asia Tenggara. Pada tahun 1999, kawasan ini ditingkatkan statusnya menjadi Taman Nasional Laut Karimunjawa, dan pada tahun 2001 perairan seluas 110.117 hektar ini dinyatakan sebagai Kawasan Perlindungan Laut (KKL).

Sebagai salah satu dari 6 Taman Nasional Laut, Karimunjawa terdiri dari 17 pulau dimana hanya 5 pulau yang berpenghuni, yaitu Pulau Karimunjawa sebagai pusat kegiatan ekonomi, Pulau Kemujan yang menjadi pulau tempat bandara udara berada, dan Pulau Nyamuk, Pulau Parang serta Pulau Genting.

Dengan lokasi yang tidak terlalu jauh dan sulit dicapai, tempat ini mulai mendapat perhatian dari para traveller baik lokal maupun mancanegara, dengan porsi terbesar kunjungan berasal dari generasi millenial bergaya backpacking. Sebelum kamu merencanakan trip ke sana, simak beberapa info di bawah ini.

Cara menuju ke Karimunjawa

Dengan akses yang terus diperbaiki, kamu sekarang dapat menuju Karimunjawa dengan dua alternatif yaitu melalui udara dari Semarang dan Surabaya, atau melalui laut melalui kota Jepara dan Semarang. Penerbangan ke Bandar Udara Dewandaru dapat ditempuh sekitar 30 menit dari Semarang, dan 40 menit dari Surabaya menggunakan pesawat Susi Air.

Ada dua alternatif kapal dari Jepara, yaitu kapal feri Siginjal dengan durasi 5-6 jam, dan Bahari Express yang memotong waktu perjalanan menjadi sekitar 2 jam. Feri Siginjal lebih sering menjadi pilihan karena waktu operasinya yang lebih banyak, yaitu pada hari Senin, Rabu, Jumat dan Sabtu untuk rute Jepara menuju Karimunjawa, serta Selasa, Kamis, Jumat dan Minggu untuk rute kembali ke Jepara. Dengan biaya yang lebih murah sebesar Rp. 60.000, kapal feri yang berangkat pada jam 07:00 ini seringkali sudah berangkat sebelum jadwalnya. Jadi perhatikan untuk datang lebih awal.

Sementara kapal cepat Bahari Express dengan harga Rp. 140.000 hanya tersedia pada hari Selasa dan Jumat untuk rute Jepara menuju Karimunjawa, dan hari Rabu dan Minggu untuk rute kembali ke Jepara.

Dari Semarang kamu juga dapat menuju Karimunjawa dengan KMC Kartini yang berangkat pada hari Sabtu dan Kamis pada jam 09:00 pagi.

Yang harus kamu perhatikan jika melakukan perjalanan sendiri adalah kondisi cuaca dan pasang surut, karena adakalanya kapal tidak beroperasi selama beberapa hari jika cuaca buruk. Untuk menghindari kepusingan karena harus mengecek kondisi ombak dan cuaca, serta mengantri tiket kapal dari subuh, akan lebih memudahkan jika kamu merencanakan perjalanan melalui travel. Agen tra vel akan menginformasikan dan mengatur jadwal kapal, penjemputan dan akomodasi di pulau sesuai dengan musim yang tepat. Pigijo Travel Planner memiliki beberapa alternatif paket liburan Karimunjawa yang ekonomis dan sesuai dengan kebutuhan kamu, yang dapat membantu mewujudkan liburan impianmu.

Transportasi di Karimunjawa

Tidak ada transportasi umum, namun kamu dapat menyewa motor seharga Rp. 75.000 sehari untuk berkeliling. Kondisi jalan di sini tidak terlalu bagus, dan pastikan motor dalam keadaan yang baik karena akan sulit sekali mencari pertolongan jika rusak di tengah jalan.

Akomodasi

Kamu dapat menemukan berbagai jenis penginapan di sini sesuai dengan budget, tapi selalu pesan dari jauh hari terutama pada saat musim liburan karena tempat-tempat favorit cepat sekali terisi penuh. Salah satu penginapan menarik di sini adalah Wisma Apung yang dibangun di atas perairan dangkal. Kamu dapat langsung terjun ke laut dari pintu kamar dan ditengahnya terdapat penangkaran ikan Hiu Black Tip. Kamar di Wisma Apung terbagi atas kamar non AC dengan sharing kamar mandi, non AC dengan kamar mandi di dalam, dan kamar AC dengan kamar mandi.

Hal yang Dapat Dilakukan di Karimunjawa

Island Hopping dan snorkeling adalah aktifitas utama di tempat ini. Kamu dapat menyewa kapan seharian penuh mengunjungi berbagai pulau seperti Pulau Gosong, Pulau Menjangan Kecil, Pulau Tengah, Pulau Tanjung Gelam, dan Cemara Kancil Kancil. Di Menjangan Besar ada sebuah kolam hiu tempat kamu bisa berenang bersama dengan aman. Kamu tidak perlu khawatir karena ini adalah spesies hiu yang relatif lebih jinak, sementara seorang penjaga akan memberi tahu tentang keselamatan dan keamanan dan terus mengawasi saat kamu berenang bersama hiu.

Kamu bisa mengelilingi pulau dengan motor dan mengunjungi Pantai Tanjung Gelam untuk menyaksikan sunset yang cantik, atau pergi ke Pantai Barakuda yang sangat dangkal hingga jauh ke tengah laut. Atau kamu bisa menuju ke bukit tertinggi di sana untuk menyaksikan Karimunjawa secara keseluruhan, dan bisa juga sekedar berjalan-jalan di sepanjang dermaga sambil mengamati kehidupan para pelayan. Kegiatan lainnya adalah menjelajahi Hutan Bakau Eco-Park seluas 10,5 kilometer persegi yang akan membuatmu merasa sedang berada dalam sebuah petualangan

Hal lain yang perlu dipersiapkan

Uang tunai. Di sini hanya terdapat 1 mesin ATM yang seringkali tidak dapat berfungsi. Oleh karenanya lebih baik mempersiapkan diri dengan uang tunai sebelum berangkat ke sini. Listrik telah mengalir 24 jam sekarang, kabar baik bagi penduduk setempat yang sebelumnya hanya merasakan listrik pada jam 6 sore hingga 5 pagi.

Ayo, berani travelling dan rencanakan perjalanmu bersama Pigijo Travel Planner.

 

Written by Melisa Oktavia

WordPress spam blocked by CleanTalk.