#Pigijopeduli Pengerajin Songket Lombok

1
79

Apa sih program #Pigijopeduli ?

Melihat kondisi pasar pariwisata, masih memiliki peluang untuk membantu kondisi krisis saat ini. #Pigijopeduli mengajak para pelaku bisnis pariwisata untuk membantu para produsen/pengrajin yang penghasilannya sangat bergantung dari pengunjung/wisatawan, ataupun penggerak kegiatan pariwisata untuk tetap bisa mendapatkan penghasilan ditengah Pandemic saat ini. Mereka kesulitan untuk menjual produk dikarenakan sepinya pasar lokal akibat tidak adanya wisatawan yang melakukan kunjungan.

Pandemic sangat mempengaruhi pendapatan para pengrajin souvenir :

  • Kesempatan menjual di pameran tidak ada sampai 6 bulan ke depan
  • Pasar lokal menurun drastis karena berkurangnya wisatawan baik lokal mancanegara karena larangan kunjungan wisata
  • Sebagian besar pembeli-pembeli dalam jumlah besar mengurangi pesanan
  • Sebagian besar pembeli lokal menahan uang kasnya untuk membeli kebutuhan yang lebih penting di masa pandemic

Peluang dan kesempatan yang ada saat ini adalah pembelian melalui fasilitas digital – online order

  • Namun karena keterbatasan mereka, maka tidak mudah untuk ‘menggapai para pembeli di dunia maya’

Pigijo memberikan solusi dan kemudahan bagi pengrajin & pembeli hasil Karya mereka.

Apa sih keistimewaan Songket Lombok?

Desa Sukarara adalah salah satu dari 3 desa wisata yang dimiliki Lombok. Masyarakat Desa Sukarara memiliki kesadaran untuk melestarikan warisan tenun tradisional khas Lombok. Yakni Tenun Songket. Sebagai desa wisata yang melestarikan warisan sejarah dan budaya Lombok, Sukarara memiliki beberapa keunikan. Salah satunya adalah  mahir Menenun menjadi Syarat Wajib Menikah bagi para gadis di Desa Sukarara. Jadi tak heran jika sedari kecil para gadis-gadis di desa ini rata-rata sudah bisa menenun.

Kain tenun Desa Sukarara memiliki keunikan tersendiri. Yakni terdapat benang emas yang di motif tenunannya. Motif tenun songket Sukarare pun memiliki kerumitan yang berbeda dengan motif tenun yang lain. Proses pembuatan nya buat membutuhkan waktu yang lumayan lama karena dibutuhkan keuletan dan juga ketelitian agar hasil kain nya bagus dan rapi. Hasil tenunannya juga sangat halus. Kamu bisa memadu-padankan kain songket Sukarare dengan pakaian mu. Dijamin akan terlihat chic dan beda dari yang lain.

       

Jika kamu berkunjung kesini jangan kaget kalau di setiap rumah pasti banyak wanita yang duduk di depan rumah sambil menenun. Ya, menenun adalah kegiatan sehari-hari kaum wanita Desa Sukarare. Menenun adalah tradisi mendarah daging bagi wanita penduduk desa. jadi, pemandangan ibu-ibu duduk di teras sambil bercengkerama dengan tetangga di depan alat tenun merupakan pemandangan khas desa ini. Kamu akan merasa sangat damai berada di antara mereka. Hal lain yang merupakan keunikan dari Sukarare Lombok ini adalah rumah tradisional suku sasaknya. Dan ke semua rumah tradisional ini masih terjaga dengan baik.

Baca juga : #Pigijopeduli Pengerajin Kain Ecoprint

 

Bagaimana Cara Pemesanannya ?

  • Pigijo Sosmed (IG) 

  • Pigijo Web 

  • Pigijo Apps 

  • Pigijo to send the order confirmation automatically and manual (whatsapp) to supplier/craftsman.
  • Pigijo to transfer the payment to supplier/craftsman if the goods available and ready for delivery.
  • For Batik it takes 5 – 7 days delivery if the goods available and depends on area of delivery.

Melalui program #pigijopeduli, kami mengharapkan dapat membantu para produsen/pengrajin untuk tetap mendapatkan penghasilan ditengah Pandemic saat ini. Selain membantu para pengrajin daerah, setiap Rp 1000 dari transaksi/order akan didonasikan untuk pemenuhan kebutuhan  sanitizer, masker, dan APD untuk para Tim Medis yang bertugas.

Salam #pigijopeduli #sebarKebaikan

Kamu Beli, Kami Bantu Salurkan.

1 COMMENT

WordPress spam blocked by CleanTalk.