Selain Coklat, ini 5 Makanan yang Bikin Suasana Valentine Kamu Semakin Sweet!

0
148

Coklat dan Valentine, adalah perpaduan dari dua dunia berbeda yang bersatu dalam peringatan Cinta. Jika Hari Valentine awalnya berasal dari perayaan penyambutan musim semi di Roma, maka jauh di benua Amerika Selatan, adalah tempat coklat ditemukan. Coklat sampai di benua Eropa dan dijadikan sebagai hadiah untuk merayu wanita pada masa Victoria di Inggris. Kemudian RichardĀ  Cadbury pada tahun 1840-an mengemasnya dalam kotak berbentuk hati, dan sejak itu Hari Valentine tidak pernah akan terasa lengkap tanpa Coklat.

Memberi dan menerima Coklat, hampir terasa menjadi suatu kewajiban bagiĀ  mereka yang merayakan Hari Kasih Sayang. Alasannya mungkin salah satunya karena, tidak ada seorangpun di dunia ini yang tidak suka coklat! Rasanya yang manis, teksturnya yang lembut, tidak hanya akan meleleh di mulut tapi juga meleleh di hati dan menciptakan rasa hangat.

Industri makanan terus berkembang, dan kreatifitas dalam merayakan Hari Valentine juga terus menyiptakan alternatif pengganti Coklat yang menarik. Pigijo merangkumnya untuk menjadi inspirasi bagi para pasangan romantis dalam menyambut Hari Valentine bulan Februari 2020 ini.

Red Velvet Cake

Warna merah dramatis dan kontras dengan warna putih, adalah ciri khas dari kue ini. Walaupun sebenarnya bahan utamanya masih tetap coklat, namun karena pencampuran bahan-bahan lain, membuat tekstur dan rasa kue ini menjadi berbeda dengan kue coklat yang lain. Buah bit yang ditambahkan ke dalam adonannya, selain menghasilkan warna merah, juga membuat teksturnya menjadi lebih lembut. Oleh karenanya, kue ini disebut sebagai Velvet Cake, atau kue beludru.

Termasuk sebagai salah satu kue mewah di dunia, dinilai dari penampilan, bahannya yang mahal dan kesulitan pengerjaannya, Red Velvet Cake adalah panganan Valentine yang diminati untuk disantap sebagai hidangan penutup setelah makan malam.

Brownie

Satu lagi yang tidak lepas dari coklat, yaitu kue Brownie. Kue ini berasal dari Amerika Serikat, dan tidak diketahui siapa pencipta awalnya. Ada yang mengatakan bahwa kue ini tercipta secara tidak sengaja ketika seorang koki lupa menaruh tepung pada adonan kuenya. Ada lagi yang mengatakan bahwa kue ini adalah kue gagal yang bantat karena sang koki lupa menaruh baking powder. Ribuan resep brownie telah berkembang sejak saat itu, dan sekarang Brownie adalah kue favorit bagi semua orang. Meskipun masing-masing memiliki selera yang berbeda tentang kelembutan atau kerenyahannya, rasa coklat yang kuat di kue ini adalah satu hal yang kita semua sepakati untuk menjadikan Brownie sebagai kue yang tepat untuk mewakili rasa cinta di Hari Valentine.

Macaroon

Meskipun panganan ini lebih terkenal di Perancis, Macaroon awalnya diciptakan pada abad ke-9 oleh para biarawan di kota Venice, Italy. Terbuat dari tepung almond dan putih telur, panganan ini cocok untuk dikonsumsi oleh orang yang berpantang makan tepung terigu. Macaroon lebih tepat disebut kukis karena dimakan langsung menggunakan tangan, bukan tipikal kue yang menggunakan piring dan garpu. Teksturnya renyah di luar, namun lembut di dalam. Rasanya manis dengan varian rasa yang sekarang sudah bermacam ragam.

Macaroon menjadi spesial ketika orang mulai membuatnya menjadi berbentuk hati untuk merayakan hari istimewa. Sebuah kotak cantik berisi macaroon yang manis dan romantis, adalah hadiah yang tepat untuk Hari Valentine.

Cupcakes

Cupcakes dengan ukurannya yang kecil sangat disukai karena kepraktisannya. Dikarenakan bentuknya yang mungil itu juga, cupcake menjadi lebih personal bagi penikmatnya, karena terasa seperti menikmati satu cake sendiri. Dasar dari kue ini sama dengan cake pada umumnya, dan awalnya hanya dihias dengan buttercream secara sederhana saja. Namun dengan keahlian dan kreatifitas para baker, dekorasi cupcake semakin berkembang hingga bisa dikategorikan sebagai sebuah karya seni pada saat ini.

Untuk hadiah Valentine, cupcake yang dihias dengan buttercream berbentuk bunga tiga dimensi, kemudian disusun seperti buket bunga, pasti akan membuat penerimanya terpesona.

Waffel

Waffle sudah ada sejak abad pertengahan di Eropa. Terbuat dari air, tepung, minyak, baking powder dan telur, lalu dipanggang dalam cetakan besi, penganan ini merupakan makan cepat saji yang cocok dimakan saat sarapan. Rasanya renyah di luar dan lembut di dalam. Bisa dinikmati bersama sirup mapel dengan pelengkap telur, sosis dan susu. Cetakan waffle berbentuk kotak-kotak ini selain menjadi ciri khas yang membentuk waffle, fungsinya adalah agar adonannya menjadi cepat matang dan rata.

Menyajikan waffle dengan cetakan berbentuk hati sebagai sarapan homemade untuk yang terkasih, tentu akan menjadi awal manis untuk memulai satu hari yang romantis di Valentine ini.

Written by Melisa Oktavia

WordPress spam blocked by CleanTalk.