Selamat Dari Sambaran Petir

2
59
                                                              (Foto Reportasenews.com)

Bermacam-macam bahaya yang perlu diperhatikan dalam berkegiatan di alam bebas salah satu potensi bahaya yang mungkin masih sering diremehkan para pendaki adalah bahaya sambaran petir ketika turun hujan. Ini pastinya jauh lebih berbahaya dari Hypothermia atau tersesat sekalipun, beberapa tips untuk menghindari sambaran petir, yuk kita simak :

  1. Hindari mendaki gunung ketika kondisi turun hujan.
  2. Selalu periksa prakiraan cuaca sebelum melakukan pendakian, bila di prediksi hujan dengan potensi petir lebih baik memilih tanggal lain untuk pendakiannya.
  3. Pada dasarnya petir akan menyambar obyek tertinggi disekitar daerah sambaran, misalnya bila kita berdiri di tengah lapangan bola, petir akan lebih berpotensi menyambar kita karena diseputaran lapangan obyek tertinggi adalah kita sendiri. Hindari berada di puncak gunung maupun dilokasi yang terbuka ketika mulai ada sambaran petir, pilih posisi berlindung di celah/di dasar tebing untuk menghindari sambaran.
  4. Jangan berlindung terlalu dekat dengan pohon tinggi, petir kemungkinan akan menyambar pohon tertinggi, dan listrik hasil sambaran listrik akan diteruskan ke tanah disekitar akar pohon, efek sambaran ini tetap sangat berbahaya bagi manusia.
  5. Matikan seluruh peralatan telekomunikasi atau perlatan yang memancarkan atau menerima gelombang, seperti HandPhone/Global Positioning System (GPS)/Handy Talky (HT), radio FM/AM, Bluetooth, speaker wireless atau pun earphone/headset (mengandung magnet). Semua alat yang memancarkan dan menangkap gelombang berpotensi memancing sambaran petir. Untuk HP lebih baik dimatikan ketimbang Flight Mode/mode pesawat.
  6. Jauhkan semua benda yang terbuat dari logam (treking pole, pisau, frame tenda aluminium).
  7. Biasanya kehadiran petir bisa diprediksi dengan memperhatikan langit sekitar, bila sudah mulai terlihat atau terdengar suara petir, akan lebih baik bila segera mencari tempat perlindungan atau segera cari daerah yang lebih rendah, atau lebih baik lagi segera turun gunung.
  8. Sambaran petir dapat dirasakan ketika petir sudah dekat dengan sasarannya, ketika bulu lengan atau rambut terasa berdiri, itu pertanda petir sudah sangat dekat.

Posisi tubuh yang terbaik ketika terjadi sambaran petir adalah :

– JONGKOK serendah mungkin, dengan kaki menjinjit, dan tumit kaki kiri dirapatkan dengan tumit kaki kanan, minimalkan bagian anggota tubuh dengan tanah, dan dengan tumit yang rapat antara tumit kiri dan kanan akan meningkatkan kemungkinan selamat dimana muatan listrik positif dari tanah diharapkan tidak menjangkau bagian organ tubuh atas dan muatan listrik positif diharapkan akan kemabli lagi ke tanah sehingga tidak bertemu dengan muatan litrik negatif dari sambaran petir (istilahnya : break the circuit) yang akan menyebabkan “ledakan” pelepasan muatan listrik. Posisi tubuh tiarap atau terlentang akan meningkatkan kemungkinan muatan listrik dari tanah bertemu dengan muatan listrik negatif dari petir (istilahnya : completed circuit)

– Kedua telapak tangan menutup rapat telinga untuk meminimalkan dampak kerusakan gendang telinga akibat dari suara sambaran petir

Mohon diingat bahwa puncak hanyalah bonus, kembali ke rumah dengan sehat dan selamat adalah tujuan utama.

Semoga bermanfaat ya sahabat IM, dan tentunya mimin menyarankan untuk selalu gunakan jasa pemandu profesional dalam setiap pendakian kamu. Sahabat IM enggak perlu bingung karena sekarang bisa langsung mengakses ke situs Pigijo.com atau download aplikasi Pigijo di Playstore untuk mengetahui produk apa saja dari Indonesian Mountains.

Sumber :

Penulis Medion Suryo Wibowo- Founder Indonesian Mountains

Dari berbagai sumber

Baca juga artikel terkait: