Tips dan Trik Toys Fotografi

0
43

Punya mainan tapi cuman buat pajangan doang sih kurang keren sobat Jari ! Sayang kan punya mainan cuman diliat sendirian aja. Sekarang jamannya mainan kamu bisa narsis juga di jejaring sosial, apalagi mainan bisa menjadi objek karya seni yang cuman dibuat oleh kalian yang biasa disebot toys fotografi.

Apa sih toys fotografi ?

Toys fotografi dapat dibilang sebagai kombinasi genre foto portrait, macro dengan still life. Dalam toys fotografi, kita dituntut untuk dapat menampilkan sisi menarik dari sebuah / beberapa figure dengan bantuan property, light dan background. Teknik dasar macro photography diperlukan dalam toys photography. Kita harus dapat mengontrol DoF dan angle yg benar untuk obyek2 yang relatif kecil. Toys fotografi boleh menjadi alternatif genre fotografi bagi yang sibuk, susah meluangkan waktu untuk hunting foto.  Cukup meluangkan waktu di kala senggang saja, kita dapat belajar banyak dari toys fotografi. Kita dapat lebih mengenal lagi karakter dari lensa dan kamera yg kita miliki, kita dapat lebih mengetahui fitur dari kamera kita, dan masih banyak lagi.

Memotret toys dapat menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan. Sobat Jari dapat belajar banyak hal selama mengerjakannya. Seakan-akan anda dapat mengontrol segalanya, anda tidak hanya belajar tentang komposisi dan pencahayaan, anda juga dapat memperoleh beberapa keahlian tentang pementasan dan bercerita. Sobat Jari tidak perlu peralatan yang canggih untuk memperoleh hasil yang baik. Sobat Jari dapat melakukan keajaiban dengan cahaya alami dan titik bidik kamera dengan menggunakan mode potret makro. Semuanya betul-betul tergantung dari imajinasi Sobat Jari dan tentu saja model yang sobat potret. Yang Sobat Jari lakukan hanyalah ambil sebuah mainan, sebuah kamera, lensa dan peralatan lainnya dan bersenang-senanglah.

So, dari pada mainan dipajang doang terus kena debu terus jamuran mending sobat Jari fotoin.

Berikut beberapa tips untuk membantu anda memulai dengan toys fotografi :

  1. Bersihkan toys

Mata anda mungkin tidak akan menyadari partikel debu di tangan atau kaki model anda. Tetapi, setelah di foto, debu tersebut akan jelas terlihat di layar komputer anda dan akan merusak keindahannya. Jadi, sebelum memulai foto anda, pastikan model anda dibersihkan dan hapus noda-noda yang menempel dengan baik. Periksa kembali untuk memastikan tidak ada debu yang tertinggal dan cobalah untuk memotret di lingkungan yang bersih untuk memastikan tidak ada debu yang menempel kembali selama di foto. Anda dapat selalu menghilangkan elemen yang tidak diinginkan di proses selanjutnya. Tetapi, mengapa harus pusing jika anda dapat menghindarinya.

  1. Ide

Ide untuk memotret apa ? Dengan konsep apa ?

Seringkali kita menemukan pertanyaan “Kok kepikiran sih bikin kaya gitu ?”, “Dapet ide dari mana sih bro ?” dst..dsb…

Sebenarnya, ide bisa kita dapat di mana saja, kapan saja asalkan kita selalu jeli memperhatikan. Salah satu contohnya, dari social media feed kita sehari-hari,  kita dapat menemukan gambar2 yang unik/menarik untuk “direplikasi” menggunakan mainan.

Itu yang harus pertama kali anda pikirkan. Ide ini bisa anda dapat dari kegiatan yang sering anda alami atau kejadian yang sangat berkesan dalam hidup anda atau anda bisa dapatkan dari social media.

  1. Buatlah mereka tampak besar

Selama anda memotret objek yang kecil, ini akan menjadi lebih menarik untuk memberikan mainan tersebut terlihat dalam ukuran manusia dan membuat mereka terlihat lebih besar dari ukuran aslinya. Untuk memperoleh efek seperti ini, anda dapat menggunakan teknik sederhana dengan mendekat ke objek anda sedekat mungkin sampai memenuhi frame foto dan ambil foto dari low angle untuk membuat seolah-olah bahwa itu adalah sudut pandang dari mata semut. Anda juga dapat menempatkan toys anda dalam model bangunan miniatur, atau sebuah rumah boneka.

  1. Mainan jaman kecil itu legendaris

Kalau sobat Jari punya hobi mengumpulkan mainan sejak kecil, pastinya banyak dong mainan-mainan karakter super hero atau tokoh kartun jaman dulu yang terkenal, kayak Batman, Superman, Buzz Lightyear, Gundam, dan lainnya. Nah, mainan-mainan lama kalian tersebut tentunya kini sudah memiliki nilai sejarah yang sangat berharga. Kumpulkan semua mainan tersebut dan persiapkan semua menjadi objek model foto kalian, dan pastinya akan menjadi suatu cerita legendaris yang bisa kalian buat.

  1. Mainan diluar itu baik

Eits, ini bukan tagline dari produk sabun cuci ya ! Arti kata diatas tadi maksudnya bawalah mainan-mainan yang kalian punya keluar jangan hanya memanfaatkan latar dalam rumah saja, carilah tempat yang sesuai dengan mainan tersebut. Misalkan mainan traktor tidak mungkin dong latar belakangnya di sebuah kamar yang beralaskan karpet. Maka taruhlah mainan traktor tadi dliuar, tepatnya direrumputan yang telah dirubah layaknya lahan persawahan sehingga menjadi mainan traktor tersebut terlihat lebih nyata dan mirip seperti asli padahal hanya sebuah mainan.

  1. Berfikirlah layaknya seorang sutradara

Ceritakan sebuah kisah, mengambil foto langsung sederhana untuk toys anda tidak lebih menarik jika anda berperan sebagai director film dan menciptakan suasana dimana toys anda adalah aktor nya. Awalnya mungkin akan sulit tetapi ketika anda memulainya anda membiarkan imajinasi anda mengarahkan, anda tidak akan dapat berhenti. Sebuah langkah baik untuk memulainya adalah dengan mencoba untuk menciptakan kembali suasana yang anda hadapi setiap hari dalam hidup anda. Setelah itu anda dapat bergerak dan mengkreasi ulang sebuah suasana film, atau menggambarkannya dalam idiom. Sekali anda merasa berkembang dan nyaman dengan pementasan dan bercerita, anda akan mulai melakukan inovasi dan menciptakan sesuatu yang segar dan ide-ide yang baru.  

Seorang cinematografer merupakan orang yang bertanggung jawab pada kamera dan pencahayaan dalam sebuah film atau acara TV. Dibayangan seorang cinematografer pastinya telah memikirkan lebih dulu dimana penempatan kamera sebelum bagian objek akan diambil. Sebagai contoh, misalkan mau mengambil objek mainan dari Star Wars maka pikirkan objek mainan tersebut memiliki tempat yang menyerupai pada serial filmnya. Selain itu, pastikan juga penempatan objek mainan terkena cahaya yang memperlihatkan bagian-bagian penting mainan.

  1. Background adalah hal penting

Perhatikan background, usahakan background jangan terlalu ramai, agar perhatian langsung tertuju kepada mainan tersebut. Bila terpaksa pemotretan dilakukan di area yang agak ramai, gunakan saja bukaan lebar pada lensa anda.

Suatu objek foto pastinya dilengkapi juga dengan bagian latar belakang atau background, oleh sebab itu hal tersebut juga patut diperhatikan dalam fotografi mainan. Seperti pada saat mengambil foto dari sebuah objek mainan mobil yang berwarna merah, agar terlihat natural maka buatlah latar mengikuti warna mainan mobil tersebut.

  1. Cari angle terbaik

Memegang kamera secara langsung tentunya lebih leluasa untuk mengambil gambar objek, oleh sebab itu maksimalkanlah sudut-sudut pengambilan gambar agar dapat menonjolkan bagian mainan yang ingin ditampilkan.  Memotretlah dengan sudut serendah mungkin. Ini akan membuat mainan terlihat besar. Saran saya potretlah mainan tersebut dari berbagai sudut untuk mendapatkan hasil yang banyak untuk dapat dipilih mana hasil foto yang terbaik.

Angle  (atau bahasa awamnya, sudut kemiringan antara kamera dengan obyek) dalam toys fotografi memiliki  peran yang cukup penting.Berbeda jika kita memotret orang/binatang, pergeseran angle kadang-kadang tidak terlalu memberikan impact yg jelas pada image. Dalam toys fotografi, dengan menggeser kamera sedikit saja ke atas atau ke bawah, akan memberikan impact yang sangat drastis pada image.

  1. GO DOWN AS LOW AS YOU CAN

Berkaitan dengan bahasan angle di atas tadi. Untuk memberikan kesan “hidup” pada mainan, usahakan angle yang digunakan adalah low angle. Dengan menempatkan “eye level” mainan sejajar dengan kamera akan memberikan kesan seakan-akan mainan ini besarnya sama dengan kita.  Jika kita memang ingin memberikan impresi bahwa mainan yang kita foto adalah mainan, maka kita bisa menggunakan angle agak tinggi (bird eye view)

  1. Atur pencahayaan

Pencahayaan adalah segalanya dalam dunia fotografi, setiap objek yang diambil oleh kamera akan membutuhkan cahaya aga bisa terlihat. Maka gunakanlah pengaturan cahaya agar objek yang dipantulkan cahaya dapat terekam sempurna oleh kamera. Selain itu, cahaya juga dapat dimainkan, dengan memanfaatkannya maka foto akan memiliki unsur bayangan dan juga kepekatan warna menjadi lebih cerah atas bantuan cahaya.

  1. Detail Itu Bernilai

Namanya suatu detail pasti akan mencerminkan kualitas objek itu sendiri, maka detail suatu mainan sangat penting untuk ditonjolkan. Apalagi detail sangat berlaku pada fotografi mainan karena detail suatu mainan memiliki makna yang sangat bernilai.

  1. Bawa mereka kemanapun

Selalu membawa maina favorit kemanapun anda pergi. Anda tidak akan pernah tahu apa yang akan anda temukan selama perjalanan. Jadi, akan selalu menjadi ide yang baik untuk membawa toys kecil anda setiap waktu, untuk mengambil kesempatan kapanpun dan dimanapun dia muncul. Perhatikan settingan yang menarik dan pencahayaan yang anda temui selama perjalanan anda ke tempat kerja, sekolah, dll. Disinilah tempat dimana anda dapat memberikan potensi penuh untuk menceritakan kisah anda. 

  1. Think outside the box

Satu sugesti terakhir, berlatih, berlatih, berlatih.

Jangan batasi diri anda dengan bimbingan yang anda tahu sebelumnya dan jangan menahan diri untuk mengikuti ide yang mungkin terlihat bodoh di awalnya. Jika ide tersebut tidak bekerja, tidak ada seorangpun yang terluka, tetapi jika ternyata bekerja, anda akan menjadi seorang masterpiece. Dengan banyaknya fotografer toys diluar sana, hanya orang yang datang dengan konsep dan ide baru yang mendapatkan perhatian.

  1. Rapihkan dengan photoshop atau aplikasi editing lainnya

Sekali lagi perangkat lunak satu ini sangat berperang penting untuk merapihkan bagian-bagian objek foto mainan yang tidak sempurna. Oleh karena itu pemanfaatan fitur crop, pewarnaan, dan pencahayaan digital hingga penambahan efek dapat membantu objek foto menjadi semakin enak terlihat.

Semoga bermanfaat sobat Jari.

Selamat berkarya !

Sumber :

Penulis Asrul Zonic – Komunitas Belajar Fotografi (JARI)

WordPress spam blocked by CleanTalk.