Perbedaan Kebun Binatang dan Suaka Margasatwa
PigiNews

Perbedaan Kebun Binatang dan Suaka Margasatwa, Mau Wisata ke Mana?

Apakah Anda sudah tahu perbedaan kebun binatang dan suaka margasatwa ? Jika belum Semoga tulisan singkat ini dapat membantu menjelaskan tentang perbedaan kebun binatang dan suaka margasatwa.

Belajar tentang satwa menjadi pilihan untuk wisata pada liburan sekolah anak-anak. Kawanjo bisa berlibur bersama keluarga dengan mengunjungi tempat wisata kebun binatang atau suaka margasatwa (sanctuary). Ada banyak hewan yang bisa dilihat dan dipelajari di dua jenis destinasi wisata keluarga ini. Kira-kira apa ya perbedaan kebun binatang dan suaka margasatwa? Cari tahu yuk!

Kedua jenis penangkaran hewan ini sama-sama menyediakan tempat hidup. Termasuk memberi kesempatan para hewan mengalami proses pengembang biakan dan pembesaran. Kebanyakan hewan di dalam keduanya adalah jenis satwa liar, baik yang masih ditemui banyak di habitat aslinya maupun jenis hewan nyaris punah. Jadi, Kawanjo dan pengunjung lainnya akan mendapatkan hiburan dengan menonton tingkah laku hewan selama wisata di kebun binatang atau suaka margasatwa pilihan.

Baca juga : Info Kebun Binatang di Indonesia

Selain untuk fungsi rekreasi dan edukasi pengunjung, di dalam kebun binatang ternyata juga melakukan penelitian terhadap hewan. Beberapa juga memiliki pusat konservasi untuk hewan langka.

Perbedaan kebun binatang dan suaka margasatwa

Perbedaan kebun binatang dan suaka margasatwa
Perbedaan kebun binatang dan suaka margasatwa

Meski nampak sama, kebun binatang dan suaka margasatwa memiliki beberapa perbedaan.

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), kebun binatang adalah tempat memelihara berbagai binatang untuk pelindungan, pembiakan, penelitian, dan sebagai tempat rekreasi. Kebun binatang tertua di dunia berada di London yang dibuka pada 27 April 1828. Sedangkan kebun binatang tertua di

Indonesia adalah kebun binatang Ragunan di Jakarta. Sudah ada sejak tahun 1846. 

Baca juga : Kebun binatang Surabaya

Sedangkan suaka margasatwa adalah cagar alam yang secara khusus digunakan untuk melindungi binatang liar di dalamnya. Biasanya dikemas dalam wisata berbentuk taman safari. Semisal taman safari Prigen Pasuruan II yang merupakan taman safari terbesar se-Asia dengan luas 340 hektar. Ada juga suaka margasatwa Way Kambas Lampung yang melindungi badak Sumatera gajah Sumatera harimau Sumatera dan tapir asia.

Jadi Apakah perbedaan kebun binatang dan suaka margasatwa ?

suaka margasatwa jakarta
suaka margasatwa Jakarta

Secara khusus, perbedaan kebun binatang dan suaka margasatwa terletak pada:

1. Tempat tinggal hewan

Perbedaan kebun binatang dan suaka margasatwa yang pertama adalah tempat tinggal. Kebun binatang menyediakan kandang atau sangkar, sedangkan suaka memberikan habitat asli. Di kebun binatang kenyamanan hewan harus diperhatikan sehingga kebersihan dan ketersediaan pangan harus terus diawasi.  

Bila di suaka, hewan yang ada sebenarnya memiliki  habitat yang sudah tidak sehat. Keberadaannya akan terancam bila tetap hidup di di habitat aslinya. Sehingga disediakan habitat penyelamat untuk mencegah kepunahan atau dengan tujuan penambahan populasi spesies tertentu yang dianggap terancam punah. Dalam suaka, habitat akan dibuat dengan kondisi semirip mungkin dengan alam aslinya. Nah ketika dirasa sudah aman untuk kembali ke habitat asli, hewan-hewan akan dikembalikan ke habitat aslinya.

2. Insting hewan

Perbedaan kebun binatang dan suaka margasatwa selanjutnya adalah insting hewan. Di kebun binatang, hewan diberi makan dengan baik dan teratur. Hal ini bisa jadi mematikan insting alami hewan. Kemampuan merasakan lapar dan naluri lainnya menjadi semakin tipis. Sebab semua keperluan hewan telah berada dalam aturan manusia. 

Baca juga : 5 Rekomendasi Kebun Binatang Terbaik di Indonesia

Berbeda dengan suaka yang mengutamakan upaya memberikan habitat dan kondisi asli si hewan. Sehingga mereka akan mencari makan sendiri di kala lapar dan berhenti saat kenyang. Tak heran bila masih dijumpai hewan-hewan buas yang berkelahi untuk memperebutkan mangsanya.

3. Show Off

Show Off Hewan di Kebun Binatang
Show Off Hewan di Kebun Binatang

Beberapa hewan di kebun binatang dilatih dan dijinakkan supaya manusia bisa berinteraksi lebih mudah dengan mereka. Pengunjung kebun binatang tak perlu takut bila melihat para hewan di dalam kandang.

Bahkan terkadang ada jadwal tontonan atraksi tingkah polah hewan yang bisa ditonton manusia. Seperti pentas lumba-lumba, topeng monyet, atau burung bernyanyi.

Sedangkan di suaka margasatwa, hewan beratraksi secara liar. Untuk menjaga keamanan, pengunjung harus tetap di dalam kendaraan dan tidak melakukan interaksi dengan hewan. 

4. Interaksi

Di kebun binatang manusia bisa berinteraksi dengan hewan lebih bebas dibandingkan bila berada di suaka margasatwa. Sebab di kebun binatang hewannya telah banyak yang dijinakkan.

Yang perlu diperhatikan adalah karena insting hewan di kebun binatang tidak sesuai aslinya, banyak hewan buas yang seolah menjadi jinak. Misalnya anak-anak bisa dengan bebas mengelus kepala harimau. Hal ini jadi sesuatu hal yang tak mungkin bisa dilakukan di suaka margasatwa. Sebab interaksi hewan dengan manusia di suaka margasatwa sangat dibatasi. Insting hewan dibiarkan berkembang secara alami.

Melihat hal tersebut, butuh pemahaman lebih terutama pada anak-anak. Bahwa pada kenyataannya ada hewan buas dan ada hewan jinak. Di kehidupan nyata, harimau di luar kebun binatang itu membahayakan. Tidak bisa serta merta didekati apalagi dielus-elus kepalanya.

Baca juga : Suaka margasatwa di Indonesia

Perbedaan- perbedaan di atas, bisa jadi pertimbangan untuk memilih destinasi wisata keluarga. Mau  berinteraksi lebih dekat dengan hewan maka bisa pilih kebun binatang. Namun apabila ingin belajar hewan dengan mengetahui lebih dalam tentang habitat aslinya, Kawanjo bisa pergi ke suaka margasatwa. 

Selamat berlibur!

0 comments on “Perbedaan Kebun Binatang dan Suaka Margasatwa, Mau Wisata ke Mana?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.