Ada Apa di Banda Neira?Yuk, Ngetrip ke Sana!
Local Experiences

Ada Apa di Banda Neira?Yuk, Ngetrip ke Sana!

Untuk yang belum pernah ke Banda Neira, Pulau di Maluku ini memang wajib dikunjungi karena panorama bawah lautnya yang spektakuler

Sebagai salah satu gugus pulau rempah paling jaya pada masa Nusantara lama, Kepulauan Banda nyatanya dilimpahi banyak keanggunan oleh Tuhan yang tak ada habisnya untuk dinikmati. Punya alam indah yang memikat hati, kehidupan bawah laut yang wajib diselami, hingga pulau-pulau cantik yang sungguh layak dieksplorasi, menjadikannya harus disinggahi minimal satu kali sebelum mati!

Berlebihan? Hmmmm, rasanya tidak. Karena kemolekannya memang tiada tara. Oleh sebab itu, tak ada salahnya kawanjo main-main ke pulau ini jika memang ada waktu dan biaya. Baru setelah itu menyeberanglah ke pulau di sebelahnya yang bernama Pulau Neira (Banda Neira). Di sini, analogi surga dunia pun akan langsung terasa begitu nyata! Belum percaya? Ok, let us show you, now!

1. Menginap di hotel dengan cita rasa modern-klasik

Cilu Bintang Estate
Salah satu akomodasi yang harus kawanjo jajal di Banda Naira

Setelah lelah di perjalanan, tentu kawanjo menginginkan akomodasi yang nyaman dan mampu mengembalikan energi yang terkuras selama on-board dari Maluku, kan? Yah, meski tak terlalu jauh, tapi Pigijo yakin kalau kawanjo pasti ingin dapat trip yang menyenangkan. Oleh sebab itu, tak ada salahnya untuk bermalam di salah satu hotel terbaik di Banda Neira.

Ya, Cilu Bintang Estate namanya. Punya pemandangan menakjubkan berlatarkan Gunung Banda Api yang tersohor, tentu bakal menjadikan kawanjo makin meresapi istimewanya pulau sarat histori ini. Lokasinya pun cukup strategis sehingga kawanjo jadi bisa jalan-jalan keluar hotel sambil mengeksplorasi lingkungan sekitar.

Tak hanya itu, desain bangunannya juga manis menyerupai arsitektur kolonial modern. Ini yang bikin segalanya jadi kian istimewa. Sebab kawanjo seperti sedang berada di hotel mewah masa lalu namun dengan vibe masa kini. Tak usah kuatir urusan makanan. Karena dikenal sebagai pulau rempah di seluruh dunia, maka makanan di pulau ini pun cenderung memuaskan. Pokonya asyik!

2. Snorkeling dan Free Diving di Pulau Hatta

Pulau Hatta
Pulau indah dengan panta berpalungnya yang unik

Pulau paling terpencil di gugus kepulauan Banda ini terkenal dengan taman terumbu karang dan kehidupan bawah lautnya yang spektakuler. Tak heran jika pulau ini masuk dalam daftar pulau dengan panorama bawah laut terbaik di dunia. Di sini tentu kawanjo wajib snorkeling atau free diving karena memang inilah aktivitas terbaik yang bisa dilakukan. Seru deh ngetrip di sini.

Saking indahnya, pulau ini bahkan dianggap sebagai ‘world class charming‘ bagi sejumlah traveler mancanegara yang pernah mampir ke sini. Pantainya pun akan membuat kawanjo tergila-gila! Pasirnya putih bersih dan terkombinasi apik dengan airnya yang biru kehijauan sebening kristal. Jika dilihat dari atas, ada sedikit rona merah muda yang menghiasi bibir pantai. Indah sekali!

Menariknya lagi, jarak antara bibir pantai, karang yang menjorok ke laut dari tepi pantai, sampai palung lautnya sangatlah dekat! Jadi kawanjo bisa duduk-duduk di atas karang sambil menenggelamkan setengah badan dan mencelupkan kaki langsung ke dalam palung. Waw! Sungguh pengalaman yang tentunya tak bisa ditemukan di pantai lain.

Jika beruntung, kawanjo akan lihat juga kawanan lumba-lumba yang berlalu-lalang. Pemandangan yang tentu biasanya hanya akan dapat terlihat di laut lepas macam Labuan Bajo, Teluk Kiluan, atau tengah laut perairan Indonesia Tengah dan Timur lainnya, di sini kawanjo bahkan bisa lihat sambil duduk-duduk di tepi pantai. Yakin tak mau ke sini?

3. Mampir ke Pulau Run

Pulau Run
Pulau indah dengan masa lalu yang kelam

Karena terdiri dari banyak pulau, maka Banda dilingkupi oleh pulau-pulau kecil yang ada di sekitarnya. Salah satunya yaitu Pulau Run. Sempat dikuasai Inggris pada masa lalu karena rempah palanya yang begitu berharga, pulau cantik ini bahkan pernah jadi rebutan antara Inggris dan Belanda yang sempat akan ditukar dengan Manhattan, New York.

Kenapa kawanjo harus ke sini? Karena rasanya kurang komplit jika ke Banda tapi tak mampir ke pulau dengan sejarah kelam ini. Ada banyak hal yang bisa kawanjo pahami mengapa dulu pulau kecil dan sangat terpencil ini bisa jadi rebutan koloni Inggris dan VOC. Bahkan jika sedang musim panen, kawanjo akan lihat buah pala yang dulunya jadi rebutan, dijemur di sepanjang pulau.

Untuk memonopolinya, Inggris dan Belanda sama-sama melakukan serangan yang merugikan masyarakat setempat. Jika Belanda membunuh semua warga yang ada di hampir seluruh kepulauan Banda, maka Inggris memperbudak seluruh penduduk yang ada di Pulau Run. Ya, semua hanya demi pala. Rempah yang bahkan sering kita pandang sebelah mata.

Baca juga: Jakartans Boleh Serbu, Paket Wisata Seru di Bawah Rp 500 Ribu Nih!

4. Melipir ke Pulau Nailaka

nailaka edited
Kalau air sedang surut, kamu bisa jalan kaki langsung ke sini dari Pulau Run

Setelah dari Pulau Run, maka Pigijo sarankan untuk melipir ke Pulau Nailaka. Pulau kecil dengan pasir nan bersih dan laut sebening kristal ini punya pemandangan matahari terbit dan terbenam yang sama-sama magis! Karena pendatangnya tak banyak, maka saat berada di sini kawanjo akan merasa seperti sedang berada di pulau pribadi!

Letaknya sangat dekat dengan Pulau Run. Bahkan saat air sedang surut, kawanjo bisa berjalan kaki langsung dari Pulau Run menuju Nailaka. Karena belum dioperasikan sebagai tempat wisata resmi dan tak ada penduduk yang bermukim di sini, maka banyak yang bilang bahwa Nailaka merupakan virgin island yang wajib didatangi saat sedang ke Banda Neira.

Di sini kawanjo bisa snorkeling, diving, bahkan duduk-duduk saja sambil menikmati pasirnya yang halus seperti bedak. Tak perlu kuatir untuk mencapainya karena kawanjo tinggal sewa perahu kecil atau speed boat dari Pulau Run yang banyak disediakan. Jangan lekas pulang karena seperti yang telah disebutkan di atas, panorama matahari tenggelam di sini amat manis!

5. Mendarat di Pulau Ai

Pulau Ai
Pulau dengan sebaran bangunan sejarah yang menarik

Pulau Ai atau atau yang biasa disebut dengan Pulau Ay, juga terletak dekat dengan Pulau Run. Tapi tentu tak sedekat Pulau Nailaka yang terbilang masih nempel, Pulau Ai berada di tengah-tengah antara Banda Neira dan Pulau Run. Di sini, kawanjo akan temukan pantai yang berkilau dengan air dan pasirnya yang mengkilap.

Tunggu sampai kamu mendarat dan menjejakkan kaki di permukannya. Pasti kamu bakal dibuat jatuh cinta tanpa perlu berlama-lama. Luas pulau ini pun terbilang lumayan dibandingkan Run dan Nailaka. Oleh sebab itu kawanjo akan temukan permukiman penduduk di pulau ini dan sejumlah tinggalan sejarah dari masa penjajahan dulu.

Mulai dari Gerbang Matalenco, Masjid Nur Ay, hingga Benteng Revenge, akan kawanjo lihat di sekitaran pulau. Tentu akan menyenangkan, bukan? Habis lihat laut, berenang-renang bersama ikan dan terumbu karang yang tiada dua, lalu habis itu menikmati warisan sejarah lama, tentu akan bikin liburan kawanjo makin berlipat kenangannya.

6. Melihat Langsung Pesona Lava Flow

Lava Flow
Siapa yang bisa melewatkan keindahannya?

Sudah gatal ingin diving di salah satu spot menyelam terbaik DI DUNIA? Segeralah menuju Lava Flow untuk menyaksikan keindahan bawah air yang luar biasa! Punya arti harafiah sebagai ‘aliran lava’, spot Lava Flow ini terbentuk secara langsung setelah Gunung Api Banda meletus pada tahun 1988.

Di dalamnya, terdapat taman terumbu karang yang luar biasa indah dan jutaan ikan berwarna terang. Terumbu karangnya pun besar-besar dan hampir menutupi seluruh area Lava Flow sedalam kurang lebih 27 meter yang sudah melalui proses pengerasan lava selama berpuluh tahun. Jangan lupa bawa kamera bawah air agar kawanjo bisa mendokumentasikan kejelitaan ini.

7. Menjejaki Gunung Api Banda

Gunung Api Banda
Pendek tapi penuh pesona

Tingginya memang tidak sampai seribu. Tapi, letusannya di masa lalu cukup menggetarkan area sekitarnya. Jika kawanjo ingin memaksimalkan perjalanan, maka naiklah ke gunung setinggi 640 MDPL ini. Sebab, ada pemandangan matahari terbit dan tenggelam yang indah dari atas puncaknya saat pagi dan senja hari.

Tak hanya itu, kawanjo juga akan lihat pemandangan gugusan kepulauan Banda yang memanjakan dari ketinggian. Kumpulan pulau-pulau kecil tampak manis berderet-deret di sekitarnya. Belum lagi hamparan laut lepas yang biru kehijauan. Semua tampak begitu surgawi dan menenangkan jiwa. So, jangan lewatkan sedikitpun kesempatan untuk menikmati alam kepulauan ini.

Baca juga: Ngetrip ke Bandung Anti Ribet? Cek Paket Wisata Menariknya di Pigijo

8. Mengakhiri Trip di Pulau Banda Besar

Fort Belgica
Mirip Pentagon, benteng kokoh ini masih berdiri tegak di Pulau Banda Besar

Terakhir, setelah lelah main di gunung dan laut, kini saatnya bersantai di Pulau Banda Besar. Di sini juga banyak yang bisa kamu telusuri. Mulai dari melihat-lihat Benteng Nassau, Benteng Belgica, Istana kecil, Rumah Pengasingan Bung Hatta, Rumah Budaya Banda Naira, sampai tempat-tempat lainnya yang ada di sepanjang perjalanan. Menarik sekali untuk diketahui lebih jauh!

Tak hanya itu, kawanjo juga bisa melihat perkebunan pala yang dikenal di seluruh dunia, lho. Jika beruntung, bahkan kawanjo bisa lihat buah pala yang sedang dijemur sehabis panen. Menarik, kan! So, sudah siap ngetrip ke sini? Siap-siap untuk jatuh cinta pada pandangan pertama, ya! Karena Pigijo pun demikian. Bon voyage!

Kalau masih bingung ingin ngetrip ke mana setelah lebaran nanti, cek di sini, ya! Ada banyak destinasi dan penawaran menarik yang bisa kawanjo coba!

0 comments on “Ada Apa di Banda Neira?Yuk, Ngetrip ke Sana!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.