magang merdeka
PigiNews

Kembali dari Desa, Para Mahasiswa Peserta Magang Merdeka Pigijo Kini Kebut Produk Paket Wisata

Empat dari sepuluh kelompok magang Merdeka Pigijo Vanguard Desa Wisata telah kembali dari Desa Wisata di Sumatera Barat dan Bali.

Sejumlah empat dari sepuluh kelompok mahasiswa peserta Magang Merdeka Pigijo Vanguard Desa Wisata batch 1 telah kembali dari tugas pengabdian di Desa Wisata di Bali dan Sumatera Barat. Ini adalah bagian dari program Magang Merdeka kerjasama antara Pigijo dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) RI. Para mahasiswa ditempatkan di Desa Wisata Baru di Tabanan, Desa Wisata Penglipuran di Bangli, Desa Wisata Rantih di Sawahlunto, serta Desa Wisata Kubu Gadang di Padang Panjang.

Kembali dari Desa, Para Mahasiswa Peserta Magang Merdeka Pigijo Kini Kebut Produk Paket Wisata
Peserta magang merdeka saat belajar membuat Loloh Cemcem, minuman khas di Desa Wisata Penglipuran Bali

Selama kurang lebih satu bulan mulai awal hingga akhir Desember 2021 lalu, para peserta magang tinggal, belajar, dan menjalani hidup selayaknya warga desa. Di sana mereka aktif berkontribusi membangun Desa Wisata, salah satunya dengan cara mendigitalisasi Desa Wisata agar lebih berkembang dan menjual.

Kelompok satu yang bertugas di Desa Wisata Baru, Bali, fokus pada riset terkait potensi wisata. “Ada dua tujuan yakni menciptakan konektivitas antar destinasi wisata dan optimalisasi branding melalui produk paket wisata, serta melakukan pengembangan atas potensi yang ada sebagai nilai tambah Desa Baru dalam jangka panjang,” tutur Michael, perwakilan magang di Desa Baru, Bali.

Baca Juga: Dukung Tridarma Pendidikan, Pigijo bagikan kepemilikan pada 100 mahasiswa Vanguard Desa Wisata

Bali, Penglipuran
Michael bersama peserta magang merdeka lainnya saat belajar berkreasi di Desa Wisata Baru, Tabanan, Bali

Desa Baru memiliki potensi kekayaan yang sangat berlimpah dilihat pada kekayaan hasil agrowisata seperti bunga untuk bahan baku canang dan lain sebagainya. “Nantinya masing-masing banjar akan memiliki ciri khas agrowisatanya sendiri sebagai daya tarik tersendiri bagi pengunjung,” tambah Michael.

kain khas, bali,
Peserta magang merdeka saat belajar mengenakan kain khas setempat di Desa Wisata Baru, Tabanan Bali

“Momen yang paling berkesan bagi kami yakni saat mendapat kesempatan untuk melakukan Focus Group Discussion dengan berbagai stakeholder seperti kepala desa, bendesa adat, dan masing-masing perwakilan banjar hingga anak muda. Melalui diskusi tersebut kami mendapat informasi terkait potensi dan hambatan, serta turut menambah relasi kami selama proses pembelajaran di desa,” papar Michael.

Baca Juga: Wajib Tahu Seputar Fakta Menarik Desa Wisata di Indonesia

Kembali dari Desa, Para Mahasiswa Peserta Magang Merdeka Pigijo Kini Kebut Produk Paket Wisata
Peserta magang merdeka di Desa Wisata Penglipuran saat belajar proses pembuatan kopi

Sementara itu, di salah satu desa terbersih di dunia, Desa Wisata Penglipuran, peserta magang dari Kelompok 2 menuturkan, jika mereka melakukan pengenalan kearifan desa mulai dari budaya yang meliputi tata letak desa tradisional, konsep Tri Hita Karana, dan Tri Mandala yang membangun Desa Adat Penglipuran. “Kami juga belajar tentang UMKM lokal seperti loloh cemcem hingga kesenian khas Bali yaitu gamelan dan Tari Bali, belajar busana adat Bali dan juga pembuatan penjor,” terang Made Bagus, perwakilan magang di Desa Wisata Penglipuran, Bali.

Baca Juga: 6 Tradisi Sambut Tamu Unik di Indonesia, Ada yang Ekstrem Juga Loh!

Made dan rekan-rekan berhasil membuat empat paket wisata, pembuatan konten marketing mulai dari feed, video reels, blog, hingga thread di twitter. “Di Desa Adat Penglipuran kami sangat diterima oleh masyarakat dan selalu mendorong kami untuk berbaur dengan masyarakat sehingga tercipta suasana kekeluargaan yang erat,” paparnya.

magang merdeka
Peserta magang merdeka di Desa Wisata Penglipuran fokus membuat paket-paket wisata baru dan membantu digitalisasi desa wisata

Di Desa Wisata Rantih, Sawahlunto, Sumatera Barat, peserta magang dari Kelompok 9 melakukan pemetaan dan kunjungan ke berbagai objek wisata dan budaya, termasuk wisata lubang tambang, trekking Air Terjun Bikan dan Tibarau serta ke jembatan gantung peninggalan Belanda. “Kami juga terlibat sebagai panitia Rantih Culinary Festival, kunjungan ke sekolah dasar, menanam padi bersama kelompok tani serta acara makan bersama,” ungkap Agus Toba, perwakilan peserta magang di Desa Wisata Rantih, Sawahlunto.

Baca Juga: Wow, Ternyata 6 Suku di Indonesia Ini Dikenal Memiliki Wanita Tercantik Lho!

magang merdeka
Peserta magang merdeka menjadi panitia Rantih Culinary Festival didukung penuh oleh Kepala Dinas Pariwisata Sawahlunto, Nova Erizon

“Sesuai tagline-nya “Wisata alam impian”, Desa Wisata Rantih menjual alamnya yang sangat indah, mulai dari sungai, air terjun, dan hamparan sawah yang cantik, tidak lupa ada objek wisata sejarah seperti tambang batu bara, jembatan, dan PDAM legendaris. Dibantu Pokdarwis, kami serius membuat produk wisata yang lebih terstruktur,” papar Agus.

Di Desa Wisata Kubu Gadang, Padang Panjang, Sumatera Barat, Kelompok 10 memiliki banyak sekali cerita berkesan yang sukar terlupakan. “Momen paling berkesan adalah ketika kami berhasil membuat event Kubu Gadang Fest’21. Karena masyarakat dan mahasiswa sangat berbaur dan saling membantu. Begitu juga dukungan berbagai pihak termasuk pemerintah daerah,” papar Dina Norasari, perwakilan peserta magang Desa Wisata Kubu Gadang, Padang Panjang.

Baca Juga: 5 Kelok Jalan Paling Mengerikan di Indonesia

magang merdeka
Perwakilan peserta magang merdeka Ardila Susanti dan Dimas Maarif bersama Datuk Sati saat produksi konten promo Desa Wisata Kubu Gadang.

Kubu Gadang Fest’21 digelar untuk mengangkat tradisi desa yang unik dan terkemuka. Mulai dari Silek Lanyah, kontes Baju Saisuak, hingga Pasar Digital dipentaskan dan terbukti dibanjiri masyarakat. Selain sebagai panitia, peserta magang juga terlibat dalam pementasan tari, drama monolog, serta bermain alat musik di beberapa pertunjukkan.

magang merdeka
Sisil, salah seorang peserta magang merdeka tampil mengesankan dalam pentas Tari Randai di Kubu Gadang Fest’21

Selama sekitar satu bulan di Desa Wisata Kubu Gadang, Dina bersama rekan-rekannya melakukan konsep digitalisasi desa seperti desain media sosial, copywriting, digital marketing, merapikan website, akun e-commerce, hingga link.tree.

Baca Juga: Mandeh Island, Surga Bahari Sumatera Barat!

“Atraksi, Budaya dan Masyarakat adalah potensi terbesar di Kubu Gadang. Karena itu kami fokus di hal tersebut dalam menyempurnakan paket wisata yang sudah ada,” kata Dina.

magang merdeka
Dina bersama peserta magang merdeka lainnya di Desa Wisata Kubu Gadang saat menjadi panitia Kubu Gadang Fest’21.

Dina menuturkan jika setelah pulang dari Desa Wisata dirinya akan tetap menjadi bagian dari Desa Kubu Gadang dan selalu menceritakan pengalaman sebagai Vanguard Desa Wisata di sosial media agar diketahui oleh banyak orang.

Selepas pengabdian di Desa Wisata, para peserta Program Magang Merdeka Pigijo Vanguard Desa Wisata akan fokus dalam pengembangan produk paket wisata, konten marketing, serta laporan akhir, hingga masa magang usai di bulan Februari 2022.

Baca Juga: 11 Hotel Unik dan Anti-Mainstream Untuk Staycation di Jakarta

“Hasil magang di Desa Wisata dari empat kelompok ini akan kami evaluasi dan menjadi bahan masukan yang sangat berharga untuk enam kelompok berikutnya yang pada akhir Januari ini rencananya akan berangkat ke Desa Wisata di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta, papar Faisal Rahim, Creative Director Pigijo.

magang merdeka
Desa Wisata Kubu Gadang menerima kunjungan studi perbandingan dari Kelompok 9 magang merdeka yang bertugas di Desa Wisata Rantih, Sumatera Barat

Pigijo saat ini terus memfinalisasi rencana program magang merdeka Vanguard Desa Wisata batch 2. Direktur Utama Pigijo Adi Putera Widjaja menuturkan bahwa di batch 2, Pigijo berencana membuka lowongan dua kali lipat dari sebelumnya. “Selain magang merdeka, bakal ada Studi Independen Vanguard Metaverse Nusantara. Program ini akan mensinergikan dunia pendidikan, teknologi, keuangan dan pariwisata,” ungkapnya. FS

Untuk menelusuri paket-paket wisata menarik dari pigijo, silakan cek di sini.

1 comment on “Kembali dari Desa, Para Mahasiswa Peserta Magang Merdeka Pigijo Kini Kebut Produk Paket Wisata

  1. Sungguh pengalaman yang luar biasa bisa menjadi bagian dari Vanguard Desa Wisata Pigijo batch 1?

Leave a Reply

Your email address will not be published.