Monumen Reog Ponorogo Bakal Jadi Patung Tertinggi Melebihi GWK Bali
PigiNews

Monumen Reog Ponorogo Bakal Jadi Patung Tertinggi Melebihi GWK Bali

Patung tertinggi di Indonesia, GWK Bali, bakal segera tergeser kedudukannya dengan dibangunnya Monumen Reog Ponorogo. Yuk, baca berita selengkapnya di sini!

GWK atau Garuda Wisnu Kencana adalah patung tertinggi di Indonesia yang berlokasi di Bali. Karya raksasa ini termasuk salah satu dari beberapa patung tertinggi di dunia. Makanya, monumen ini cukup terkenal di kalangan para wisatawan mancanegara.

GWK Bali, Monumen Reog Ponorogo, MRP, Garuda Wisnu Kencana, Ponorogo, Sugiri Sancoko, Ground Breaking MRP, Khofifah Indar Parawansa,
Garuda Wisnu Kencana (GWK) Bali.

Sekarang, GWK Bali bakal punya saingan. Indonesia akan kembali punya patung lain yang lebih tinggi yang akan dibangun di Pulau Jawa. Monumen tersebut adalah MRP atau Monumen Reog Ponorogo.

Kabar tentang pembangunan MRP ini sudah berembus sejak 2021, sebagai megaproyek Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Ponorogo dalam meningkatkan daya tarik wisatanya, serta sebagai upaya pelestarian budayanya yang sudah mendunia, yakni Reog. Kini, Pemkab telah mengonfirmasi kebenaran kabar tersebut. Monumen ini akan berlokasi di Gunung Gamping, Desa/Kecamatan Sampung, Ponorogo dan secara resmi mulai dibangun pada tanggal 11 Maret 2023.

Baca juga: Erick Thohir Kunjungi KEK Sanur, Pusat Layanan Kesehatan dan Pariwisata Kelas Dunia

GWK Bali, Monumen Reog Ponorogo, MRP, Garuda Wisnu Kencana, Ponorogo, Sugiri Sancoko, Ground Breaking MRP, Khofifah Indar Parawansa, Megaproyek, Museum Peradaban,
Monumen Reog Ponorogo Ketika Selesai di bangun /Ponorogo Kab.

Masterplan awal dari Monumen Reog Ponorogo menjelaskan bahwa nantinya di bagian bawah monumen akan terdapat museum yang di dalamnya akan menjelaskan sejarah dan budaya kesenian Reog yang sangat dibanggakan oleh Ponorogo.

“Dengan adanya monumen reog di atas gunung, kemudian di bawahnya ada museum peradaban. Maka Reog mampu memberikan akselerasi ekonomi dan wisata” ujar Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, mengutip dari penjelasan resmi yang diberikannya.

Tak hanya sejarah Reog, museum tersebut tentunya akan juga memuat informasi mengenai Ponorogo itu sendiri.

“Siapa Bupati pertama, budaya apa, siapa Reog, siapa Kelono Sewandono, siapa Batoro Khatong, bagaimana dengan Majapahit, bagaimana benang merah dengan Solo,” tambah Sugiri.

Baca juga:

GWK Bali, Monumen Reog Ponorogo, MRP, Garuda Wisnu Kencana, Ponorogo, Sugiri Sancoko, Ground Breaking MRP, Khofifah Indar Parawansa, Megaproyek,
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko saat ground breaking Monumen Reog Ponorogo di Ponorogo, Sabtu (11/3). (JawaPos.com)

Tak hanya Sugiri, Khofifah Indar Parawansa selaku Gubernur Jawa Timur, juga menyampaikan bahwa MRP dan Museum Peradaban tersebut akan jadi kekuatan baru bagi Ponorogo dalam melestarikan Reog. Namun, Khofifah menyebut bahwa pembangunan MRP masih membutuhkan dukungan banyak investor. Proses pembangunan yang direncanakan selama tiga tahun hanya sebatas membiayai pembangunan Monumen Reog. Sedangkan, untuk melanjutkan pembangunan sesuai desain utuh perlu kerja sama dengan pihak ketiga.

Ada yang unik di balik pembangunan Monumen Reog Ponorogo ini. Selama proses studi kelayakan dan persiapan pembangunan, terungkap sebuah fakta bahwa dalam hal desain, Pemkab Ponorogo melakukan sayembara bagi para seniman di tanah air. Nah, berdasarkan desain yang telah ditetapkan, MRP nantinya akan memiliki ketinggian 126 meter, yang berarti bahwa MRP akan menjadi patung yang tingginya melebihi GWK Bali.

Ground Breaking Monumen Reog Ponorogo, Gubernur Jatim Jadikan Proyek Prioritas
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko saat melakukan Ground Breaking MRP. (realita.co)

Untuk mewujudkan desain terpilih, dikabarkan bahwa pembangunannya akan menelan dana hingga Rp85 miliar. Yudha Slamet Sarwo Edi, selaku Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Ponorogo mengatakan jika nantinya penggunaan anggaran akan dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama anggaran dananya 30 miliar, tahap kedua 25 miliar, dan tahap ketiga 30 miliar.

Lalu, dari mana asal dana tersebut? Nah, dana yang dibutuhkan akan berasal dari APBD Ponorogo, dana Pemprov Jatim, serta investasi pihak swasta. Adapun kontrak pembangunan MRP sendiri sudah dimulai pada Desember 2022 ini hingga Desember 2024 mendatang.

0 comments on “Monumen Reog Ponorogo Bakal Jadi Patung Tertinggi Melebihi GWK Bali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.