Ranu Kumbolo, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Gunung Semeru, Puncak Mahameru, Bromo, Bukit Cinta
PigiUpdate

Kemah di Ranu Kumbolo, Titik Singgahnya Para Pendaki Semeru!

Ingin merasakan berkemah yang berbeda dari biasanya? Yuk, ke Danau Ranu Kumbolo!

Keindahan Danau Ranu Kumbolo sudah tidak asing lagi di telinga para pendaki Indonesia sebagai titik transit yang indah dan ciamik untuk melanjutkan pendakian ke Puncak Mahameru, puncak tertinggi di Pulau Jawa, Gunung Semeru. Danau Ranu Kumbolo sendiri merupakan danau air tawar yang terletak di ketinggian 2,400 meter di atas permukaan laut dan memiliki luas area kurang lebih 15 hektar. Hijaunya hamparan rumput dan pemandangan pepohonan yang indah menjadikan Danau Ranu Kumbolo sebagai titik kemping andalan para pendaki Gunung Semeru. Kamu juga bisa lho kemah di Ranu Kumbolo!

Baca juga: Pacu Adrenalinmu, Berpetualang ke Gunung Parang via Ferrata

Tak hanya keindahan Danau Ranu Kumbolo yang menjadikanya spot singgah yang nyaman Kawanjo, air bersih dengan debit yang tidak pernah berkurang juga menjadikan danau ini sebagai sumber air bersih yang bisa dimanfaatkan para pendaki.

Suasana kemah di Ranu Kumbolo

Selain itu, Danau yang terletak di bawah naungan pemerintah Kabupaten Lumajang, Malang, Jawa Timur ini memiliki ciri khasnya, yaitu keindahan sun rise yang muncul dari dua buah bukit hijau dan menjadikannya pemandangan andalan dari tempat wisata ini. Oleh karena itu, Kawanjo bisa menjadikan Danau Ranu Kumbolo sebagai alternatif spot untuk melihat keindahan terbitnya matahari selain titik-titik terkenal lainnya di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. 

Momen sunrise di tepi danau. Salah satu keindahan murni saat kemah di Ranu Kumbolo.

Tidak hanya pemandangan terbitnya matahari yang diapit dua bukit dan kejernihan air danau, Ranu Kumbolo juga menawarkan pengalaman menyaksikan keindahan milky way atau gugusan Bima Sakti pada malam hari. Oleh sebab itu, tidak heran bahwa keindahan Danau Ranu Kumbolo dijuluki sebagai “Surganya Semeru.” Jadi, dinginnya suhu Ranu Kumbolo yang mencapai angka 5 celcius dan kabut yang bermunculan pada malam hari tidak akan menjadi masalah karena pemandangan gugusan Bima Sakti yang memanjakan mata. Tentunya, experience melihat gugusan bintang dari Bima Sakti tidak dapat ditemukan di kota-kota besar lantaran silaunya sinar gedung-gedung yang sangat jelas.

Keindahan Danau Ranu Kumbolo dengan pemandangan milky way

Fakta menarik lainnya dari Danau Ranu Kumbolo ini adalah “Bukit Cinta” yang merupakan tetangga dari Ranu Kumbolo. Konon katanya, bila Kawanjo mendaki bukit ini dengan memikirkan orang yang kamu cintai tanpa menoleh ke belakang maka kamu dapat hidup bahagia bersamanya. Akan tetapi, Kawanjo dapat saja merasakan godaan yang berat saat semakin tinggi mendaki di bukit ini. Nah, sangat menarik kan fakta-fakta tentang keindahan Danau Ranu Kumbolo ini. Tertarik dengan keindahannya? Kamu bisa rasakan sensasi kemah di Ranu Kumbolo, cek paket wisatanya di sini ya!

Keindahan Danau Ranu Kumbolo dari atas bukit

Nah, Kawanjo tak perlu khawatir dengan kegiatan apa saja yang akan Pigijo tawarkan. Berikut akan kami rincikan itinerary paket perjalan ke Danau Ranu Kumbolo bersama Pigijo. Yuk, check this out!

Hari 1:

Kawanjo yang sudah memesan paket trip ke Danau Ranu Kumbolo akan berkumpul di meeting point perjalanan, yaitu Stasiun Malang Kota Baru. Selanjutnya, jangan khawatir Kawanjo akan ditelantarkan, karena kamu akan dijemput di stasiun untuk menuju basecamp di Desa Kunci/Tumpang menggunakan angkot. Nah, setelah sarapan dan cek perlengkapan, tanpa berlama-lama lagi, kamu akan segera bergegas menuju Ranu Pane menggunakan transportasi Jeep loh! Kawanjo yang sebelumnya tidak pernah menaiki Jeep akan merasakan serunya perjalanan di track yang terjal bersama supir-supir yang handal. Sebelum mulai mendaki, Kawanjo akan melakukan pengurusan administrasi pendakian dan briefing dari petugas. Kemudian, penantian selesai dan trekking ke Ranu Kumbolo akan dimulai! Saat langit mulai gelap, Kawanjo akan sampai di destinasi yang ditunggu-tunggu, Ranu Kumbolo. Lelah yang dirasakan akan hilang saat acara makan malam bersama sambil melihat pemandangan yang memanjakan mata.

Baca juga: Sudahi Sedihmu, Yuk Ngetrip ke Gunung Prau!

Hari 2:

Setelah beristirahat di malam hari, kita akan bangun dengan disuguhkan keindahan sunrise yang bisa banget dijadikan momen untuk hunting foto keindahan Danau Ranu Kumbolo di pagi hari. Selanjutnya, Kawanjo akan diberikan waktu bebas untuk explore Ranu Kumbolo, Tanjakan Cinta, dan Padang Oro-Oro Ombo. Setelah puas exploring keindahan Danau Ranu Kumbolo, kita akan bersiap-siap untuk kembali ke Ranu Pane sebelum akhirnya pulang ke homestay di Desa Kunci. Selama di homestay, Kawanjo dapat memanfaatkan waktu untuk bersih-bersih sambil menunggu waktu ke Stasiun Kota Malang untuk kembali pulang ke rumah masing-masing.

Nah, itu dia itinerary perjalanan wisata ke Danau Ranu Kumbolo di Pigijo! Selain itu, kami juga akan rincikan apa saja yang akan kamu dapatkan dari paket ini.

Harga paket wisata Ranu Kumbolo sudah termasuk:

  1. Transportasi Malang – basecamp (PP)
  2. Jeep basecamp Ranu Pane
  3. Makan 4 kali
  4. Biaya registrasi pendakian Gunung Semeru (Ranu Kumbolo)
  5. Perlengkapan camping  (tenda & matras)
  6. Perlengkapan masak & makan
  7. Kopi & teh gratis
  8. P3K
  9. Tour guide & Porter team

Harga paket wisata Ranu Kumbolo tidak termasuk:

  1. Dokumentasi
  2. Biaya terduga
  3. Kebutuhan pribadi

Baca juga: Temukan Perairan Menawan dalam Paket Wisata Derawan Via Berau di Pigijo

Well, masih banyak banget lho paket wisata menarik lainnya yang menanti Kawanjo. Mulai dari wisata DSP (Destinasi Super Prioritas) seperti Bali, Danau Toba, Borobudur, Gunung Prau, dan Labuan Bajo, hingga menggali kekayaan budaya dan merasakan pengalaman unik di desa wisata. Semuanya ada di Pigijo lho

Penulis: Nadia Salsabila Azzahwa

0 comments on “Kemah di Ranu Kumbolo, Titik Singgahnya Para Pendaki Semeru!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.