Desa Wisata Parikesit Wonosobo
Local Experiences

Paket Lengkap Mengunjungi Desa Wisata Parikesit Wonosobo

Daya tarik Desa Wisata Parikesit Wonosobo tersaji keindahan alam dan budaya serta semangat kerja penduduk nya. Seperti apa? Simak yuk!

Paket lengkap disajikan oleh desa wisata Parikesit Wonosobo. Masih termasuk kawasan pegunungan Dieng, berada di sana membuat Kawanjo tak hanya bisa menikmati keindahan alam saja. Melainkan juga dapat menyaksikan luhurnya budaya dan semangat kerja penduduk setempatnya. Itulah daya tarik Desa Wisata Parikesit Dieng Wonosobo.

Desa Parikesit terletak di sebelah barat Kecamatan Kejayan dan merupakan daerah di pegunungan Dieng sebelah timur. Letaknya yang berada di ketinggian 2008 mdpl, maka tak heran bila suhu daerahnya terasa dingin. Dengan posisinya tersebut, desa Parikesit memiliki lahan yang subur dan sangat bagus untuk pertanian.

Pesona Alam Sikapuk Parikesit Dieng Wonosobo 

Pesona Alam Sikapuk Parikesit Dieng Wonosobo
Pesona Alam Sikapuk Parikesit Dieng Wonosobo

Salah satu spot wisata favorit di Wonosobo adalah Bukit Sikapuk. Mengambil nama dari filosofi ‘kapuk’ yang berwarna putih dan  mudah terbang melayang, melambangkan awan di langit. 

Baca juga : Makanan Khas Dieng Enak Disantap Sambil Berwisata

Ya, Kawanjo memiliki kesempatan untuk menikmati keindahan luar biasa dari golden sunrise di Bukit Awan Sikapuk Tour ini. Awan yang berarakan menambah eksotisme pemandangan matahari yang baru muncul dari tidur nyenyaknya. Kemudian ada gunung Prau, Sindoro, Sumbing terhampar indah saat kita berada di bukit Sikapuk. Sejuknya suhu dingin Dieng seolah tak jadi masalah untuk segala keindahan yang tersaji. 

Kamera harus siap on, supaya bisa menghasilkan banyak gambar menarik di sini. Awan berarak yang terus berubah bentuk membuat Kawanjo harus sesegera mungkin membidik momen. Atau bila ingin memanfaatkan spot foto menara kaca dengan latar Gunung Sindoro.

Baca juga : Wisata Indonesia yang mendunia

Puas menikmati alam, saatnya mencoba kuliner khas desa Parikesit. Hawa dingin  membuat rasa lapar mudah datang. Menjadikan rasa ingin melahap sesuatu itu tinggi. Beruntung sekali, banyak yang berjualan kuliner khas Dieng di sekitar wisata alam bukit Sikapuk. mulai dari carica (vasconcellea pubescens) dan olahannya, Tempe kemul, mie ongklok, purwaceng, kopi Dieng, dan lainnya.

Aktivitas Pertanian di Desa Wisata Parikesit Wonosobo 

Aktivitas Pertanian di Desa Wisata Parikesit Wonosobo
Aktivitas Pertanian di Desa Wisata Parikesit Wonosobo

Karena memiliki tanah yang subur khas daerah pegunungan Dieng,  desa wisata Parikesit memiliki hasil pertanian yang beragam. Masyarakat Parikesit pun menjadikan bertani sebagai aktivitas mata pencaharian. Mereka menanam beragam sayur mayur dan buah-buahan. Mulai dari kentang, cabai Dieng, wortel, tembakau Dieng, terong belanda, dan tentu saja buah carica khas Wonosobo sebagai produk unggulan. 

Baca juga : Daftar Wisata di Dieng yang wajib dikunjungi

Apabila ingin terlibat melakukan beberapa kegiatan dalam proses bercocok tanam atau mengolah produk pertanian, Kawanjo bisa melakukannya di desa wisata ini. Asal memang saat itu sedang dilakukan warga setempat. Seperti panen kentang, petik carica, dan mengolah carica. Apabila berkunjung saat ada panen tembakau, Kawanjo bisa melibatkan diri di dalamnya. Baik untuk sekedar melihat maupun mengerjakan aktivitas seperti yang dilakukan penduduk. Panen tembakau dan proses mengolahnya masih menggunakan alat – alat tradisional. Sehingga akan menjadi pengalaman seru bisa mengolah tembakau di desa wisata Parikesit Wonosobo Dieng.

Budaya Desa Wisata Parikesit 

Budaya Desa Wisata Parikesit
Budaya Desa Wisata Parikesit

Guna menjaga keluhuran tradisi, masyarakat desa wisata Parikesit melestarikan beberapa kebudayaan. Yaitu:

  1. Budaya Pamongan

Diadakan setahun sekali, masyarakat akan berkumpul dan menyantap hidangan bersama. Kegiatan ini dilakukan setahun sekali. Dengan menyuguhkan berbagai makanan tradisional dari daerah Parikesit dan Wonosobo pada umunya.  Seperti nasi golong, rakan dan daun lung.

  1. Kemulan

Salah satu tradisi masyarakat yang bertahan adalah kemulan jarit untuk wanita dan kemulan sarung untuk pria. Dalam dialek lokal, istilah kemulan mengacu pada menyelimuti anggota badan dengan kain. Fungsinya pasti untuk mengusir hawa dingin Dieng. 

  1. Karingan

Selain itu, karena dinginnya cuaca, ada kebiasaan berjemur. Masyarakat setempat menyebut aktivitas ini sebagai karing/karingan. Sekitar pukul 9 saat matahari mulai hangat, akan banyak penduduk yang keluar rumah dan menangkap sinar matahari. Supaya badan mereka hangat dan jauh dari rasa dingin. Selanjutnya mereka siap untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Oleh-oleh Khas Desa Parikesit Wonosobo

rekomendasi wisata di Wonosobo
rekomendasi wisata di Wonosobo

Guna melengkapi kunjungan wisata ke desa Parikesit, elok kiranya Kawanjo membeli buah tangan. Ada beberapa produk khas yang bisa didapatkan baik di toko oleh-oleh maupun langsung di rumah produksi.

Baca juga : Objek wisata di Dieng Wonosobo

Sebagai komoditi utama, olahan Carica banyak ditemukan di sini. Mulai dari manisan hingga sirup. Begitu juga dengan kentang, ada keripik kentang Dieng yang enak rasanya. Cabe Dieng yang juga banyak dihasilkan bumi Parikesit juga telah diolah menjadi keripik pedas. Tak lupa, Kawanjo bisa membeli sayur mayur dan buah-buahan segar langsung dari petaninya.

Begitulah paket lengkap mengunjungi desa wisata Parikesit Wonosobo Dieng. Mulai dari keindahan alam hingga budaya bisa dinikmati dari sana. Memberikan pengalaman berkesan untuk cerita di masa depan.

0 comments on “Paket Lengkap Mengunjungi Desa Wisata Parikesit Wonosobo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.