Cafe Nuansa Pedesaan di Malang
Local Experiences

4 Cafe Nuansa Pedesaan di Malang, Ada yang Dihuni Alien

Buat yang cari suasana pedesaan di Malang, beberapa rekomendasi cafe nuansa pedesaan di Malang ini bisa jadi pilihan.

Kenapa kita bahas Cafe Nuansa Pedesaan di Malang? Karena desa identik dengan slow living. Beda dengan kota yang seolah seenaknya melipat waktu. Situasi desa lebih tenang dan damai, dibanding kota yang ramai. Dengan begitu banyak tempat – tempat umum yang didesain dengan nuansa pedesaan. Tujuannya adalah menghadirkan kedamaian saat berada di dalamnya.

Salah satunya bisa dirasakan melalui kreativitas cafe nuansa pedesaan di Malang

Semakin ke sini banyak orang kota yang justru bermimpi hidup di desa. Banyak orang dewasa yang justru ingin balik ke desa di masa tuanya. Mendekat dengan alam yang masih asri, lingkungan yang didominasi tumbuhan, sungai, hewan yang masih bebas hidupnya, dan udara yang segar. Ditambah keelokan sikap warga desa dengan budaya yang terjaga, jadi semakin besar alasan menyukai nuansa pedesaan.

Malang, kota dengan pesona alam yang beragam memiliki banyak sudut desa yang menarik. Pariwisata di kota apel ini pun terkenal seantero Nusantara. Bahkan luar negeri sekaligus. Kuliner khas Malang juga turut menaikkan pamor daerah dengan keluhuran budaya warganya.

Cafe dengan nuansa pedesaan hadir sebagai hasil kreativitas masyarakatMalang. Siap mendukung peningkatan kunjungan wisata di Malang, berbagai cafe unik hadir salah satunya dengan konsep sederhana. Apalagi jika bukan memanfaatkan kelebihan nuansa desa yang original dan menarik.

Cafe Nuansa Pedesaan di Malang

Cafe Nuansa Pedesaan di Malang
Cafe Nuansa Pedesaan di Malang

Makan di cafe dengan setting tempat seperti desa pastilah memberi kelebihan. Selain perut kenyang, kenyamanan jiwa dan ketenangan pikiran muncul dengan adanya nuansa pedesaan. No ruwet day kayak di kota, deh!

Baca Juga : Pesonanya Kondang, 5 Wisata Pantai Malang Selatan!

Berikut adalah beberapa cafe nuansa pedesaan di Malang:

  1. Omah Koempoel
Cafe Nuansa Pedesaan di Malang
Cafe Nuansa Pedesaan di Malang Omah Koempoel

Sejak menginjakkan kaki pertama kali di tempat ini, nuansa Jawa kuno akan terasa. Aura kedamaian kemudian mengalir ke seluruh tubuh. Kaki akan melangkah santai menelusuri jalur dari selasar depan ke bangunan utama. Bak berjalan di red carpet, pemandangan menakjubkan membuat hati senang dan riang.

Baca Juga : Wisata Playground di Malang, Sumber Kebahagiaan Anak-anak Saat Liburan

Tidak tanggung – tanggung. Nuansa Jawa klasik benar – benar diterapkan pada semua sudut. Terdapat bangunan utama menyerupai rumah khas Jawa yaitu Joglo dengan atap limasan. Tak hanya rumah/gebyok dari kayu yang menarik hati. Seluruh perabotan dipilih guna mendukung penampilan ndesani. Meja dan kursi dari kayu jati yang berbentuk eksotik. Serta peralatan seperti kendi, talenan, topeng dan periuk dari tanah liat dipajang serasi dengan bangunan rumah joglo.

Sesuai namanya, Omah Koempoel sangat cocok untuk berkumpul. Menambah keakraban dengan suasana pedesaan yang menentramkan. Apalagi sambil menyantap kuliner yang menyatukan rasa antar sesama. Semakin asyik ngobrol sambil menyantap menu yang ditawarkan. Seperti banana nugget, tahu petis, risol mayo, dan lainnya. Menu minumannya tak kalah spesial, yaitu tirto banyuning yang terdiri dari teh, jeruk nipis, mint dan madu, serta tirto umbul yang terdiri dari madu, jeruk nipis dan jahe. Selain itu ada kopi koempoel yaitu campuran kopi robusta dan susu murni.

Puas berbincang dan perut kenyang, saatnya totalitas mengedarkan pandangan. Penampakan gunung Panderman dari outdoor space Oemah Koempoel sangat menawan. Berpadu asyik dengan hamparan sawah nan hijau di sekitarnya. Keluarkan kamera untuk mengabadikan lukisan Tuhan itu. Lanjutkan dengan berburu obyek instagenic di area cafe.  Banyak sudut yang bisa direkam untuk jadi kenangan yang indah.

Lokasi cafe Omah Koempoel berada   di jalan Jalan Sultan Halim, kec Sisir, kota Batu, Malang, Jawa Timur. Dekat dengan alun-alun Batu. Cocok sekali disinggahi sebagai penawar lapar, haus, dan lelah di tengah perjalanan wisata ke beberapa destinasi di kota Batu. 

  1. Kopi Pring Isan
Cafe Nuansa Pedesaan di Malang
Kopi Pring Isan, Cafe Nuansa Pedesaan di Malang

Kopi memiliki makin banyak penggemar. Karena alasan inilah tempat berjualan kopi semakin tumbuh subur. Tidak di kota, tidak di desa. Sebagai inovasi, pengelola berlomba mengatur tempatnya supaya bisa jadi magnet pembelinya.

Baca juga : Paket Wisata Keluarga Jelajah Malang-Batu-Bromo 3D2N Bareng Pigijo

Seperti itu pula alasan cafe kopi Pring Isan yang terletak di Jalan Kapi Woro gang 2, Malang, atau tepatnya di sekitar Kali Camplong ini. Dengan mengusung nuansa rindangnya pohon bambu, disertai kicau burung serta suara sepoi angin, berada di sini bisa mengurai keruwetan dalam pikiran. Apalagi tempat ini menyediakan outdoor spot yang menampakkan pemandangan aliran deras air sungai Camplong.

Furniture bangku dan meja yang terbuat dari bambu menambah kekhasan tempat ini. Menunya pun mendukung konsep pedesaan yang tentram. Kopi pastilah menjadi andalan. Mulai dari panas, hangat, bahkan dingin. Beruntungnya, coffee bean di cafe Pring Isan merupakan pasokan dari kedai Kopi Koopen, tempat minum kopi yang mengandalkan produk lokal berkualitas.

Selain kopi, ada juga beras kencur, kunir asem, sekoteng, wedang uwuh bajigur, lychee tea, dan beberapa pilihan minuman ndeso lainnya. Dilengkapi dengan menu makanan, yaitu nasi uduk, nasi bakar, ketan bakar, siomay, roti canai, roti bakar, tahu walik, kentang goreng, pisang bakar, singkong keju, dan sebagainya.

  1. Kedai Kopi Keceh
Cafe Nuansa Pedesaan di Malang
Kedai Kopi Keceh Cafe Nuansa Pedesaan di Malang

Bila di cafe kopi Pring Isan pengunjung hanya bisa melihat sungai dari pinggir, kali ini lebih ekstrim. Di kedai kopi Keceh membuat pengunjungnya menikmati makanan dan minuman di tengah sungai!

Baca Juga : Cafe Viral di Batu Malang, yang Butuh Kehangatan bisa pilih nomor 4!

Kedai Kopi Keceh menawarkan nuansa pedesaan di tengah lokasi wana wisata coban Jahe. Jadi, sembari berwisata di air terjun Coban Jahe yang pemandangannya kece abiss, pengunjung bisa lanjut kulineran anti mainstream di kedai kopi Keceh.

Untuk menuju tempat ini harus berjalan melewati jalan setapak yang rimbun karena masih banyak semak belukar. Namun pemandangan indah akan setia menemani. Mulai dari rindangnya pepohonan hingga segarnya air terjun tunggal setinggi 45 km.

Berpangkal dari air terjun Coban Jahe, ada sungai yang alirannya tenang. Nah, di situlah cafe kedai kopi Keceh ini berada. Dengan kursi dan meja dari kayu di atas bebatuan, pengunjung bisa duduk santai menikmati pesanan. Kaki yang  masuk ke sungai, bebas bermain air sepuasnya.

Dengan  tanaman hijau alami di kanan kiri, makan di sini sangat cocok sambil menikmati pemandangan yang eksotis. Kesegaran pun dapat dirasakan oleh kulit dan pernapasan.

Selain kopi, di kedai ini juga menyediakan es kelapa muda, teh, gorengan, sempol, juga makanan berat seperti rujak, pecel, rawon, bakso, dan ayam geprek. Semuanya bisa dibeli dengan harga yang murah. Termasuk di dalamnya adalah aneka gorengan yang cocok dimakan sembari keceh (bermain air).

Yuk, kunjungi cafe nuansa pedesaan sambil berwisata air terjun ini. Lokasinya di Coban Jahe 3, Pandansari Lor 2, Dusun Begawan, Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

  1. Omah Semut
Cafe Nuansa Pedesaan di Malang
Cafe Nuansa Pedesaan di Malang Omah Semut

Ingin berfoto bareng alien semut nan imut? Tak hanya dalam rupa alien, ada banyak patung semut yang siap menghiasi feed media sosial. Di sinilah tempatnya! Di Jalan Bulukerto. Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Malang, Jawa Timur.

Baca Juga : Kuliner Legendaris Malang di sekitar Pusat Kota dan Terjangkau Harganya

Bukan tanpa tujuan, beraneka ragam semut di cafe bernuansa pedesaan di Malang ini adalah sebuah filosofi berbalut karya seni. Berbagai patung  semut yang ada di dalam cafe adalah visualisasi dari semangat gotong – royong. Cafe ini dikelola bersama oleh masyarakat sekitar Bumiaji. Dengan kerja keras dan kerja sama seperti sifat semut. Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul.

Cafe yang terletak di pusat Desa Bulukerto dan berhadapan langsung dengan Gunung Arjuno ini menjajakan menu minuman spesial. Ada menu andalan bernama Ayam Rang – rang yang berbumbu pedas(diambil dari sifat semut merah/rang-rang yang gigitannya perih dan pedas) serta wedang sarang semut (minuman hangat dari rempah-rempah). Ada juga teh, minuman milkshakes untuk makanan khas Jawa dan beverage lainnya. Cocok sekali disantap di tengah suasana yang sejuk dan dingin di Omah Semut.

Lelah jalan – jalan menjelajah wisata di Malang atau di Batu? Pastilah cafe nuansa pedesaan di Malang tadi bisa jadi solusi. Hilangkan penat, padamkan haus dan lapar. Suasana desa yang tenang dan damai bisa jadi bonus untuk kunjungan Kawanjo ke kota ini.

0 comments on “4 Cafe Nuansa Pedesaan di Malang, Ada yang Dihuni Alien

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.