Rumah Budaya Kratonan Solo
Local Experiences

5 Spot Anti Bosan Belajar Sejarah dan Budaya di Rumah Budaya Kratonan Solo

Rumah Budaya Kratonan Solo bikin wisata jadi berkesan.

Mas menteri Sandiaga Uno saja kaget! Bangunan yang dari depan nampak teduh, asri, dan homy ternyata memberi sensasi berbeda bila berada di dalamnya. Rumah Budaya Kratonan Solo nampak trengginas (terampil) dan cerdas dalam memadukan fakta sejarah dan nilai budaya dengan cita rasa  kekinian.

Beragam informasi tentang sejarah kota Solo dan Indonesia pada umumnya terpampang di setiap ruangan. Tak sedikit pula karya seni budaya ditampilkan dengan indah di sini. Ketika bermacam acara yang dinamis digelar, rumah budaya kratonan Solo akan nampak lebih meriah namun manis.

Sejarah Berdirinya Rumah Budaya Kratonan Solo

Sejarah Berdirinya Rumah Budaya Kratonan Solo
Sejarah Berdirinya Rumah Budaya Kratonan Solo

Awalnya bangunan ini merupakan milik mantan Menteri Sosial Indonesia Kabinet Djuanda, Muljadi Djojomartono. Karena tidak ditempati, bangunan ini menjadi kurang terawat. Banyak bagian bangunan yang rusak seperti atap dan dinding. Kemudian beliau menyerahkan bangunan tersebut kepada mantan Ketua DPR RI Akbar Tanjung, Krisnina Maharani.

Baca Juga : Enam Rekomendasi Kuliner di Solo, Dijamin Bikin Lidah Bergoyang

Ibu Krisnina kemudian merenovasi dengan mempertahankan keaslian bangunan. Eksterior dan interiornya dipadu padankan supaya tetap otentik, mempertahankan budaya Jawa.

Ruang dalam bangunan berbentuk joglo yang kemudian dibagi menjadi 6 ruang pamer. Beberapa spot menarik ditambahkan hingga terwujudlah sebuah destinasi wisata yang mengenalkan sejarah kota Solo. “Kalau tidak mengerti sejarah maka tidak sense of belongings kepada kota Solo,” ujar ibu Krisnina.

Peresmian rumah budaya kratonan Solo yang juga dikenal dengan nama Galeri Sejarah Surakarta ini dilakukan pada tanggal 11 Maret 2016, dengan acara yang dikemas dengan pemutaran film dokumenter dan panggung seni budaya. Kota Solo pun resmi memiliki destinasi wisata sejarah untuk mempelajari masa lalunya.

Daya Tarik Wisata di Rumah Budaya Kratonan Solo

Daya Tarik Wisata di Rumah Budaya Kratonan Solo
Daya Tarik Wisata di Rumah Budaya Kratonan Solo

Berkunjung ke sebuah tempat memang lebih bermakna bila bisa sekalian mempelajari sejarahnya. Rumah budaya kratonan Solo menawarkan hal ini. Sebagai daya tarik wisata, berikut adalah bagian di dalam destinasi seluas 17.800 meter persegi ini:

Baca Juga : 3 Film Ini Memberitahu Betapa Menyeramkannya Solo Traveling Tanpa Persiapan

  1. Galeri Sejarah Surakarta
Rumah Budaya Kratonan Solo Galeri Sejarah Surakarta
Rumah Budaya Kratonan Solo Galeri Sejarah Surakarta

Sebagai bagian utama, ruangan besar ini ditata layaknya museum. Terdapat beberapa benda dari masa lalu sebagai bukti peradaban yang pernah ada. Bahkan dalam kunjungannya pada tanggal 5 November 2022 lalu, menteri pariwisata dan ekonomi kreatif Sandiaga Uno senang saat mencoba sebuah mainan masa kecilnya. Kamera mainan merah yang berisi gambar – gambar itu, tak lagi diproduksi di masa sekarang. Jadi kaum zineal bisa merasakan sensasi permainan ayah ibu atau bahkan kakek neneknya.

Baca Juga : Seharian Berwisata dan Berburu Kuliner di Solo

Selain itu, fokus utama lain dari galeri sejarah Surakarta adalah menyajikan super info. Yaitu tentang perubahan kekuasaan di Solo dan Jawa sejak tahun 1600 hingga zaman kemerdekaan. Narasi yang ada menampilkan konteks yang terjadi di ranah lokal kota Solo, di Indonesia, ataupun secara global. Kesemua info menarik ini bisa dibaca di dinding dengan visual yang menarik dan nampak kekinian.

Ada mural, lukisan tokoh nasional, serta galeri foto yang menjadi rekam jejak perjuangan mereka. Belajar sejarah jadi semakin asyik di rumah kratonan Solo. Yang hobi selfie, pasti jadi lebih girang dengan kreativitas tanpa batas yang tersaji di tempat ini.

  1. Perpustakaan
perpustakaan rumah budaya kratonan
Rumah Budaya Kratonan Solo perpustakaan

Masih di area yang sama,etelah menikmati sajian narasi sejarah dengan visual yang kekinian, waktunya melihat perpustakaan. Sebuah ruangan dengan rak – rak  berjajar. Intelektual, kebijaksanaan, dan kreativitas akan terasah di antara buku – buku yang saling bersandar.

Baca Juga : Segar! 5 Wisata Air Alami di Klaten Jawa Tengah

Ambil buku pilihan dan  duduklah di  di dalam ruangan dengan jendela – jendela lebar. Atau bila ingin ditemani hembusan angin, cobalah membaca di luar. Di tengah taman yang rindang dan adem, dengan bangku – bangku yang siap memberi kenyamanan.

  1. Kantin
joglo galeri sejarah surakarta yoss
Rumah Budaya Kratonan Solo kantin

Lapar? Atau ingin sekedar menjelajahi rasa khas kota Solo? Tak perlu berjalan jauh kemana. Di dalam rumah budaya kratonan memiliki kantin Lastri.

Baca Juga : Ceria Tiada Habisnya di Saloka Theme Park Semarang

Beberapa jajanan tradisional khas Jawa siap dicoba. Seperti gatot goren, singkong goreng, dan pisang owol. Pisang owol adalah jajanan dari buah pisang yang dibakar lalu disajikan dengan bermacam topping sesuai pilihan.

Kantin Lastri juga menyediakan menu untuk acara – acara yang digelar di dalam rumah budaya kratonan.

  1. Joglo dan Bale Panggung
Joglo dan Bale Panggung Rumah Budaya Kratonan Solo
Joglo dan Bale Panggung Rumah Budaya Kratonan Solo

Bila ingin mengadakan acara seperti meeting, workshop, atau seremonial lainnya, bisa menyewa joglo dan Bale Panggung. Ruangan semi outdoor yang asri dengan beberapa tanaman menghiasi. Cocok juga untuk spot foto, sebagai pembingkai kenangan.

Baca Juga : Tempat dan Zodiak yang Cocok Untuk Melakukan Solo Traveling

  1. Beragam kegiatan komunitas budaya
Beragam kegiatan komunitas budaya
Beragam kegiatan komunitas budaya

Bisa jadi saat mengunjungi rumah budaya kratonan, terdengar alunan gamelan atau musik pengiring tarian tradisional. Sebab di tempat ini secara terjadwal memang menjadi muara kegiatan budaya. Sebagai upaya untuk melestarikan kekayaan bangsa, kota Solo pada umumnya.

Baca Juga : Telusuri Budaya dan Alam di Solo Lewat Trip Cultunary

Kegiatan yang ada seperti latihan menari, latihan gamelan, latihan bahasa Jawa atau bahasa Inggris, serta diskusi budaya melalui buku maupun film.

Letak dan Jam Buka Rumah Budaya Kratonan

Letak dan Jam Buka Rumah Budaya Kratonan
Letak dan Jam Buka Rumah Budaya Kratonan

Bila ingin segera berkunjung, langsung saja menuju alamatnya di berada di Jalan Manduro nomor 6, Gang Kartotiyasan, Kecamatan Serengan, Kota Solo. Pada jam buka setiap hari Senin sampai Sabtu pukul 10.00 WIB sampai 16.00 WIB.

Baca Juga : Daftar Wisata Hits di Solok 2022, Ada yang Punya Kembaran

Belajar sejarah dan kebudayaan daerah tak melulu membosankan dan terasa monoton. Rumah budaya kratonan Solo membuktikan hal ini. Dengan kreativitas dan inovasi kekinian, berwisata di sini menjadi pengalaman yang mengesankan. Tunggu apalagi, yuk datang ke sini!

0 comments on “5 Spot Anti Bosan Belajar Sejarah dan Budaya di Rumah Budaya Kratonan Solo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.